Penanganan ruas jalan sepanjang kurang lebih enam kilometer dengan anggaran Rp43,5 miliar diprioritaskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah dan dinilai membutuhkan pembenahan mendesak.
Kepala DPUPR Kutim Tabrani Aji mengatakan, rekonstruksi meliputi pembangunan jalan rigid beton sekitar empat kilometer dan penanganan melalui metode patching atau tambal jalan sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer.
Menurutnya, pengerjaan tidak dilakukan sekaligus di seluruh ruas namun memilih sejumlah titik prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensi penanganan agar bagian jalan yang paling membutuhkan perbaikan dapat ditangani lebih dahulu.
“Pembangunannya tidak secara keseluruhan sekaligus tetapi kita mengambil spot-spot yang kategorinya vital dan rusak parah,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Lanjutnya, jangka waktu pekerjaan berlangsung selama dua tahun anggaran. Seluruh tahapan rekonstruksi ditargetkan selesai sebelum akhir Desember 2027. Penanganan jalan Sangatta-Rantau Pulung merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur tahun jamak yang disiapkan Pemkab Kutim.
“Secara keseluruhan program mencakup sebelas ruas pekerjaan jalan dan pembangunan tiga titik jembatan,” tutupnya.
Editor: Erwin
Penanganan ruas jalan sepanjang kurang lebih enam kilometer dengan anggaran Rp43,5 miliar diprioritaskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah dan dinilai membutuhkan pembenahan mendesak.
Kepala DPUPR Kutim Tabrani Aji mengatakan, rekonstruksi meliputi pembangunan jalan rigid beton sekitar empat kilometer dan penanganan melalui metode patching atau tambal jalan sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer.
Menurutnya, pengerjaan tidak dilakukan sekaligus di seluruh ruas namun memilih sejumlah titik prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensi penanganan agar bagian jalan yang paling membutuhkan perbaikan dapat ditangani lebih dahulu.
“Pembangunannya tidak secara keseluruhan sekaligus tetapi kita mengambil spot-spot yang kategorinya vital dan rusak parah,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Lanjutnya, jangka waktu pekerjaan berlangsung selama dua tahun anggaran. Seluruh tahapan rekonstruksi ditargetkan selesai sebelum akhir Desember 2027. Penanganan jalan Sangatta-Rantau Pulung merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur tahun jamak yang disiapkan Pemkab Kutim.
“Secara keseluruhan program mencakup sebelas ruas pekerjaan jalan dan pembangunan tiga titik jembatan,” tutupnya.
Editor: Erwin