Keberhasilan tersebut diraih setelah kontingen Berau menyabet 10 medali, terdiri dari lima emas, dua perak, dan tiga perunggu. Capaian ini sekaligus menempatkan Berau sebagai salah satu daerah dengan perolehan medali terbaik dalam kompetisi olahraga ant insan pers tersebut.
Lima medali emas disumbangkan Yoakim Elton dari cabang jurnalistik, Miko Gustinanda pada videografi, Anggoro Fadjar Suseno/Wahyudi dari mini bridge, Muhammad Aril Syahrulsyah, Edi Akbar, Samsudin, dan Sahruddin pada PUBG Mobile, serta Andhika Dezwan dari e-football single.
Sementara itu, dua medali perak diraih tim futsal serta pasangan Abdul Aziz Sakti dan Hardianto pada cabang domino berpasangan.
Adapun tiga medali perunggu disumbangkan Arta Kusuma Yunanda/Tri Romadhani dari biliar 8 ball double, Fery Setiawan/Muhammad Izatullah dari mini bridge, serta Arifin Saidi dan Fajar Arfandi pada tenis meja ganda putra.
Ketua PWI Berau, Yudi Perdana, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah membawa nama daerah dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih merupakan buah dari kekompakan, kerja sama, dan persiapan para peserta.
“Alhamdulillah, kontingen kita sudah berjuang maksimal. Hasil ini patut kita syukuri,” ujarnya pada acara penutupan Porwada IV di Rumah Jabatan DPRD Kota Balikpapan, Kamis (5/11/2026).
Dalam Porwada kali ini, PWI Berau mengirimkan 47 wartawan untuk mengikuti sembilan dari 10 cabang olahraga yang dipertandingkan. Meski belum berhasil merebut gelar juara umum, posisi kedua menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Yudi berharap pencapaian tersebut tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Sebaliknya, hasil Porwada IV harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat persiapan dan meningkatkan prestasi pada penyelenggaraan selanjutnya.
“Semoga di Porwada V Kaltim mendatang, kita tetap solid dan mampu meningkatkan capaian untuk merebut kembali gelar juara umum,” harapnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kaltim, Abdurahman Amin, menilai Porwada memiliki peran lebih luas daripada sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, memperkuat organisasi, sekaligus menjaga kebersamaan di kalangan insan pers.
Ia juga mengapresiasi meningkatnya partisipasi daerah dalam penyelenggaraan Porwada. Jika pada pelaksanaan pertama di Samarinda 2023 jumlah peserta belum mencapai 50 persen dari keseluruhan kabupaten dan kota, pada penyelenggaraan kedua meningkat menjadi sekitar 70 persen.
Pada Porwada IV di Balikpapan, sebanyak sembilan kabupaten dan kota telah mengirimkan atlet untuk berpartisipasi.
“Di Balikpapan ini, sembilan kabupaten dan kota sudah mengirimkan atletnya. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa kembali melaksanakan Porwada sebagai bagian dari program kerja organisasi,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud, melalui Asisten I Sekretariat Kota Balikpapan, Sudirman Jaya Laksana. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kebersamaan di tengah kesibukan wartawan menjalankan tugas jurnalistik.
“Kita menyaksikan pertandingan di lapangan, tetapi tidak mengurangi esensi untuk memperkuat silaturahmi. Selamat kepada para pemenang,” tuturnya.
Editor: Erwin
Keberhasilan tersebut diraih setelah kontingen Berau menyabet 10 medali, terdiri dari lima emas, dua perak, dan tiga perunggu. Capaian ini sekaligus menempatkan Berau sebagai salah satu daerah dengan perolehan medali terbaik dalam kompetisi olahraga ant insan pers tersebut.
Lima medali emas disumbangkan Yoakim Elton dari cabang jurnalistik, Miko Gustinanda pada videografi, Anggoro Fadjar Suseno/Wahyudi dari mini bridge, Muhammad Aril Syahrulsyah, Edi Akbar, Samsudin, dan Sahruddin pada PUBG Mobile, serta Andhika Dezwan dari e-football single.
Sementara itu, dua medali perak diraih tim futsal serta pasangan Abdul Aziz Sakti dan Hardianto pada cabang domino berpasangan.
Adapun tiga medali perunggu disumbangkan Arta Kusuma Yunanda/Tri Romadhani dari biliar 8 ball double, Fery Setiawan/Muhammad Izatullah dari mini bridge, serta Arifin Saidi dan Fajar Arfandi pada tenis meja ganda putra.
Ketua PWI Berau, Yudi Perdana, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah membawa nama daerah dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih merupakan buah dari kekompakan, kerja sama, dan persiapan para peserta.
“Alhamdulillah, kontingen kita sudah berjuang maksimal. Hasil ini patut kita syukuri,” ujarnya pada acara penutupan Porwada IV di Rumah Jabatan DPRD Kota Balikpapan, Kamis (5/11/2026).
Dalam Porwada kali ini, PWI Berau mengirimkan 47 wartawan untuk mengikuti sembilan dari 10 cabang olahraga yang dipertandingkan. Meski belum berhasil merebut gelar juara umum, posisi kedua menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Yudi berharap pencapaian tersebut tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Sebaliknya, hasil Porwada IV harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat persiapan dan meningkatkan prestasi pada penyelenggaraan selanjutnya.
“Semoga di Porwada V Kaltim mendatang, kita tetap solid dan mampu meningkatkan capaian untuk merebut kembali gelar juara umum,” harapnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kaltim, Abdurahman Amin, menilai Porwada memiliki peran lebih luas daripada sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, memperkuat organisasi, sekaligus menjaga kebersamaan di kalangan insan pers.
Ia juga mengapresiasi meningkatnya partisipasi daerah dalam penyelenggaraan Porwada. Jika pada pelaksanaan pertama di Samarinda 2023 jumlah peserta belum mencapai 50 persen dari keseluruhan kabupaten dan kota, pada penyelenggaraan kedua meningkat menjadi sekitar 70 persen.
Pada Porwada IV di Balikpapan, sebanyak sembilan kabupaten dan kota telah mengirimkan atlet untuk berpartisipasi.