Menurut keterangan warga yang enggan disebutkan namanya, peristiwa ini pertama kali diketahui seorang warga setempat yang melihat pagar besi di area parkir sudah dalam kondisi ambruk. Mendapati hal tersebut, warga itu langsung melapor ke pos keamanan Badak 20.
Mendapat laporan, personel keamanan Badak 20 langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Nahas, setibanya di area parkir, petugas menemukan rekan mereka sudah tergeletak tidak bernyawa di bawah reruntuhan pagar besi yang menimpanya.
“Sempat ada warga yang mengetahui pagar itu hampir roboh, dia melapor ke petugas keamanan, saat kembali ke lokasi ditemukan ada petugas yang sudah tergeletak,” kata dia, Rabu (4/11/2026).
Akibat kejadian ini, jasad korban langsung dievakuasi di Klinik BOHC yang berada di Sanga-Sanga.
Sementara itu, Humas PT PHSS Vianka Gunarso belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai insiden tersebut. Pihak perusahaan masih melakukan penelusuran untuk memastikan kronologi dan penyebab kejadian.
“Terkait insiden ini kami belum bisa memberikan informasi karena masih dalam penelusuran,” ucapnya.
Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut, termasuk kepastian apakah peristiwa itu merupakan kecelakaan kerja, masih menunggu hasil penelusuran pihak perusahaan.
Editor: Erwin
Menurut keterangan warga yang enggan disebutkan namanya, peristiwa ini pertama kali diketahui seorang warga setempat yang melihat pagar besi di area parkir sudah dalam kondisi ambruk. Mendapati hal tersebut, warga itu langsung melapor ke pos keamanan Badak 20.
Mendapat laporan, personel keamanan Badak 20 langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Nahas, setibanya di area parkir, petugas menemukan rekan mereka sudah tergeletak tidak bernyawa di bawah reruntuhan pagar besi yang menimpanya.
“Sempat ada warga yang mengetahui pagar itu hampir roboh, dia melapor ke petugas keamanan, saat kembali ke lokasi ditemukan ada petugas yang sudah tergeletak,” kata dia, Rabu (4/11/2026).
Akibat kejadian ini, jasad korban langsung dievakuasi di Klinik BOHC yang berada di Sanga-Sanga.
Sementara itu, Humas PT PHSS Vianka Gunarso belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai insiden tersebut. Pihak perusahaan masih melakukan penelusuran untuk memastikan kronologi dan penyebab kejadian.
“Terkait insiden ini kami belum bisa memberikan informasi karena masih dalam penelusuran,” ucapnya.
Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut, termasuk kepastian apakah peristiwa itu merupakan kecelakaan kerja, masih menunggu hasil penelusuran pihak perusahaan.
Editor: Erwin