Kamis, 20/08/2026
Kamis, 20/08/2026
Situasi di lapangan saat petugas Damkar melakukan proses pemadaman api. (Foto: Disdamkartan)
Kamis, 20/08/2026

Situasi di lapangan saat petugas Damkar melakukan proses pemadaman api. (Foto: Disdamkartan)
Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Sebuah bangunan yang difungsikan jadi sarang burung walet milik seorang warga di Jalan Wira Benu, RT 03, Desa Kelinjau Ulu, Kecamatan Muara Ancalong, Rabu (19/8/2026) malam tadi hangus dilalap api.
Peristiwa tersebut dilaporkan warga kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) sekitar pukul 19.03 WITA. Petugas Unit Damkar Muara Ancalong kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba lima menit setelah laporan diterima.
Kepala Seksi Pemadaman, Pengendali Operasi dan Komunikasi Disdamkartan Kutim Eko Purnomo mengatakan, tim awalnya menerima laporan kebakaran dari seorang warga bernama Bapak Ajis sekitar jam tujuh lewat. Api membakar bangunan sarang burung berukuran sekitar 5x8 meter yang seluruh konstruksinya didominasi material kayu.
"Tim kemudian langsung menuju lokasi dan unit tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penanganan,” ujar Eko.
Poses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam 30 menit. Berkat penanganan cepat petugas bersama unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan dan tidak meluas ke bangunan lainnya.
Tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak. Bangunan yang terbakar diketahui merupakan rumah burung warga bernama Nor. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
“Untuk dugaan sementara, asal api diduga akibat korsleting listrik. Namun, penyebab pastinya tentu tetap menjadi kewenangan pihak yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Eko.
Proses pemadaman di lapangan sempat menghadapi kendala akibat banyaknya warga dan kendaraan yang berada di sekitar lokasi untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
“Kondisi seperti ini tentunya dapat menghambat ruang gerak petugas dan mobilisasi unit pemadam,” ungkapnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Disdamkartan Kutim mengerahkan Unit Suplai 327, Unit Fire 309, personel Damkar Kecamatan Muara Ancalong, Damkar Kecamatan Muara Bengkal, Alkon Damkar Muara Ancalong serta Alkon Desa.
“Kami apresiasi seluruh unsur yang telah membantu proses penanganan. Sehingga api segera dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 20/08/2026
Situasi di lapangan saat petugas Damkar melakukan proses pemadaman api. (Foto: Disdamkartan)
TERPOPULER