Kamis, 07/05/2026

Dana Bergulir UMKM di Kubar 2025 Tembus Rp2,47 Miliar, Target Penerima Belum Maksimal

Kamis, 07/05/2026

Pelaku UMKM di pasar tradisional Kubar melayani aktivitas jual beli masyarakat (Adi/korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Dana Bergulir UMKM di Kubar 2025 Tembus Rp2,47 Miliar, Target Penerima Belum Maksimal

Kamis, 07/05/2026

logo

Pelaku UMKM di pasar tradisional Kubar melayani aktivitas jual beli masyarakat (Adi/korankaltim.com)

Penulis: Kusmas Riadi

KORANKALTIM.COM, SENDAWAR – Program dana bergulir untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Barat sepanjang 2025 mencatat realisasi penyaluran sebesar Rp2,47 miliar atau sekitar 96,8 persen dari target Rp2,55 miliar. Meski realisasi penyaluran tergolong tinggi, jumlah penerima manfaat belum mencapai target yang ditetapkan.

Berdasarkan hasil evaluasi, program tersebut menjangkau 42 UMKM sepanjang 2025. Jumlah itu masih berada di bawah target tahunan yang ditetapkan yakni 50 pelaku usaha.

Kepala Subbagian Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Dana Bergulir Kubar, Rajunal mengatakan secara keuangan program tersebut tetap menunjukkan kinerja yang cukup stabil. Selain realisasi penyaluran yang mendekati target, tingkat pengembalian pokok pinjaman juga tercatat cukup baik.

Penerimaan pokok mencapai Rp2,4 miliar. Sementara tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) tetap terjaga di angka 5 persen, sama seperti capaian pada 2024.

“Secara umum pengelolaan masih terjaga. Penyaluran tetap berjalan, pengembalian pokok juga cukup baik, dan rasio kredit bermasalah masih dalam batas aman,” ujar Rajunal kepada Korankaltim.com, Kamis (7/5/2026).

Di sisi lain, pendapatan BLUD pada 2025 tercatat Rp317,58 juta atau 94,80 persen dari target Rp335 juta. Angka ini sedikit menurun dibanding capaian 2024 yang mencapai 98,49 persen.

Sejumlah faktor turut memengaruhi belum optimalnya capaian program, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, kebutuhan penguatan sistem kerja berbasis digital, hingga dukungan anggaran operasional lapangan. Luasnya wilayah Kubar juga menjadi tantangan dalam proses monitoring, pendampingan, dan penagihan kepada penerima manfaat.

Pj Sekda Kubar, Kamius Junaidi, menegaskan pengelolaan dana bergulir tidak cukup hanya tertib secara administrasi, tetapi juga harus mampu memberi dampak nyata bagi pertumbuhan usaha masyarakat.

“Jangan sampai dana bergulir berhenti menjadi bergulir karena lemahnya pengawasan dan penagihan. Kita tidak hanya bicara berapa dana yang disalurkan, tetapi seberapa besar dampaknya terhadap usaha masyarakat,” tegasnya.

Untuk 2026, UPT Dana Bergulir Kubar menargetkan penyaluran sebesar Rp2,58 miliar dengan sasaran 52 UMKM. Pemerintah berharap evaluasi tahun ini menjadi dasar perbaikan tata kelola, penguatan kapasitas pengelola, serta optimalisasi pelayanan agar target program dapat tercapai secara maksimal.


Editor: Erwin

Dana Bergulir UMKM di Kubar 2025 Tembus Rp2,47 Miliar, Target Penerima Belum Maksimal

Kamis, 07/05/2026

Pelaku UMKM di pasar tradisional Kubar melayani aktivitas jual beli masyarakat (Adi/korankaltim.com)

Share

Berita Terkait