Sabtu, 02/05/2026
Sabtu, 02/05/2026
Ketua Kadin Kota Samarinda, Muhammad Ridwan (Rafik/KK).
Sabtu, 02/05/2026

Ketua Kadin Kota Samarinda, Muhammad Ridwan (Rafik/KK).
Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Tekanan ekonomi yang dirasakan daerah akibat kebijakan nasional mulai berdampak pada sejumlah sektor di Kota Samarinda.
Kondisi ini mendorong perlunya penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, terutama dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi.
Ketua Kadin Samarinda terpilih periode 2026-2031 Muhammad Ridwan menilai sektor konstruksi menjadi salah satu yang paling terdampak. Kebijakan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat berimbas langsung pada aktivitas pembangunan di daerah.
Sektor konstruksi memiliki efek berantai terhadap perekonomian. Ketika aktivitasnya menurun, maka sektor lain juga ikut terdampak, termasuk penyerapan tenaga kerja dan perputaran usaha lokal. “Pemotongan anggaran cukup terasa, terutama di sektor konstruksi. Ini tentu berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ridwan kepada Korankaltim.com Sabtu (2/5/2026) hari ini.
Samarinda tetap memiliki posisi strategis sebagai kota perdagangan dan jasa. Aktivitas ekonomi kota ini selama ini ditopang oleh permintaan dari wilayah penyangga di sekitarnya.
Namun penguatan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga daya tahan ekonomi di tengah situasi yang tidak menentu. Kadin Samarinda akan mendorong berbagai program kolaboratif untuk mendukung pengembangan UMKM.
“Kami ingin memperkuat UMKM agar ekonomi tetap bergerak. Kadin sebagai mitra strategis pemerintah harus hadir dalam situasi seperti ini,” sebut Ridwan lagi.
Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha sangat penting. Dalam kondisi ekonomi yang menantang, kedua pihak dinilai harus saling menguatkan agar kebijakan yang diambil tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Sementara dinamika internal organisasi turut menjadi perhatian menjelang kepengurusan baru. Perubahan struktur dinilai tidak terhindarkan seiring sejumlah pengurus yang kini bergabung di tingkat provinsi.
Arah kebijakan dan kepemimpinan baru Kadin Samarinda ke depan tidak lepas dari hasil Musyawarah Kota Kadin Samarinda ke-VIII yang menjadi dasar penetapan kepengurusan periode 2026-2031.
Melalui momentum tersebut Kadin Samarinda berharap dapat semakin berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal.
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 02/05/2026
Ketua Kadin Kota Samarinda, Muhammad Ridwan (Rafik/KK).
TERPOPULER