Selasa, 17/03/2026

Siagakan 1.210 Personel, PLN Pastikan Keandalan Listrik Saat Lebaran

Selasa, 17/03/2026

Personel satgas RAFI yang dikerahkan PLN untuk memastikan listrik aman selama lebaran. (istimewa).

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Siagakan 1.210 Personel, PLN Pastikan Keandalan Listrik Saat Lebaran

Selasa, 17/03/2026

logo

Personel satgas RAFI yang dikerahkan PLN untuk memastikan listrik aman selama lebaran. (istimewa).

Penulis: Muhammad Solih Januar 

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) menyiagakan 1.210 personel untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. 

Masa siaga kelistrikan Ramadan dan Idulfitri (RAFI) ini berlangsung mulai 12 hingga 31 Maret 2026, dengan fokus menjaga pasokan listrik tetap stabil di seluruh wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama momen Lebaran.

“Seluruh personel, peralatan, serta sistem operasional telah disiagakan guna menjaga pasokan listrik tetap andal selama periode siaga,” ujarnya.

Selama periode tersebut, PLN juga melakukan pengamanan kelistrikan di 161 lokasi prioritas. Rinciannya meliputi 43 masjid, terdiri dari 11 masjid raya dan 32 masjid prioritas, serta berbagai fasilitas transportasi dan fasilitas umum lainnya. Dari sisi pasokan, kondisi listrik di Kaltim dan Kaltara dipastikan mencukupi. 

PLN memproyeksikan beban puncak mencapai 804,8 megawatt (MW), sementara daya mampu sebesar 976,6 MW, sehingga terdapat cadangan daya sekitar 171,8 MW.

Cadangan tersebut dinilai cukup untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik selama Idulfitri, terutama pada malam takbiran hingga hari raya. Untuk mempercepat penanganan gangguan, PLN menyiagakan 95 posko yang tersebar di berbagai wilayah. 

“Posko ini dilengkapi personel siaga yang dapat merespons cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan,” tuturnya.

Selain itu, berbagai peralatan pendukung juga disiapkan, antara lain 29 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 37 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), serta 13 unit Unit Kabel Bergerak (UKB). Dukungan mobilitas juga diperkuat dengan 2 unit crane, 87 mobil operasional, dan 62 sepeda motor operasional.

Chaliq menambahkan, secara tren, beban listrik saat Idulfitri diperkirakan sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya, seiring berkurangnya aktivitas industri dan perkantoran selama libur Lebaran.

“Proyeksi beban puncak turun sekitar 0,17 persen dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Di sisi lain, PLN juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Saat ini, tersedia 77 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di wilayah Kaltim dan Kaltara.


Editor: Erwin


Siagakan 1.210 Personel, PLN Pastikan Keandalan Listrik Saat Lebaran

Selasa, 17/03/2026

Personel satgas RAFI yang dikerahkan PLN untuk memastikan listrik aman selama lebaran. (istimewa).

Share

Berita Terkait