Senin, 16/03/2026
Senin, 16/03/2026
Cabai keriting di Pasar Mangkurwang, Tenggarong. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim).
Senin, 16/03/2026

Cabai keriting di Pasar Mangkurwang, Tenggarong. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim).
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Harga cabai di Pasar Gerbang Raja Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong mengalami kenaikan signifikan jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kenaikan ini dikeluhkan baik oleh konsumen maupun pedagang yang harus memutar otak menghadapi fluktuasi harga dari tingkat tengkulak.
Salah satu pedagang sayuran, Emi mengungkapkan, kenaikan harga ini sudah terjadi secara bertahap dalam beberapa hari terakhir.
“Cabai tiung sekarang sudah Rp100 ribu per kilo. Sudah lima harian harganya naik. Kami tak tahu besok apakah naik lagi atau tidak, karena setiap menjelang lebaran biasanya harga pasti naik,” ujar Emi, Senin (16/3/2026).
Lanjutnya, untuk cabai keriting merah Rp60.000 per kg, cabai hijau Rp40.000 per kg, bawang merah Rp40.000 per kg, bawang putih Rp38.000 per kg.
Pedagang mengaku hanya dapat mengikuti arus harga pasar karena sangat bergantung pada pasokan dari tengkulak.
Kondisi ini rutin terjadi setiap tahun akibat tingginya permintaan masyarakat menjelang hari raya, sementara pasokan sering kali tidak stabil.
Melihat kondisi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui dinas terkait diinginkan untuk melakukan pemantauan kembali dalam beberapa hari ke depan atau menggelar pasar murah guna menekan laju inflasi bahan pangan di pasar-pasar tradisional Tenggarong.
Editor: Erwin
Senin, 16/03/2026
Cabai keriting di Pasar Mangkurwang, Tenggarong. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim).
TERPOPULER