Kamis, 05/03/2026

Rencana Terminal BBM di Palaran Dinilai Perkuat Ketahanan Energi Samarinda

Kamis, 05/03/2026

Wali Kota Samarinda, Andi Harun mendorong perencanaan pembangunan terminal bahan bakar minyak (BBM) terpadu di kawasan Palaran untuk memperkuat ketahanan energi di Kota Samarinda. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Rencana Terminal BBM di Palaran Dinilai Perkuat Ketahanan Energi Samarinda

Kamis, 05/03/2026

logo

Wali Kota Samarinda, Andi Harun mendorong perencanaan pembangunan terminal bahan bakar minyak (BBM) terpadu di kawasan Palaran untuk memperkuat ketahanan energi di Kota Samarinda. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Rencana pembangunan terminal bahan bakar minyak (BBM) terpadu di kawasan Palaran dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi di Kota Samarinda. Proyek yang digagas PT Pertamina Patra Niaga tersebut diharapkan mampu memperbaiki sistem distribusi BBM di Kalimantan Timur, khususnya bagi kebutuhan masyarakat Samarinda.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan, selama ini pasokan BBM di Samarinda masih sangat bergantung pada pengiriman dari Balikpapan. Kondisi tersebut membuat distribusi bahan bakar belum sepenuhnya efisien, terutama ketika terjadi kendala logistik atau peningkatan permintaan.

“Kami ingin agar kebutuhan BBM di Samarinda tidak terus-menerus bergantung dari Balikpapan. Dengan adanya terminal ini, distribusi akan lebih efektif dan lebih terjamin,” ujar Andi Harun Kamis (5/3/2026).

Keberadaan terminal BBM di Samarinda akan memperpendek rantai distribusi sekaligus memperkuat cadangan pasokan energi di wilayah ibu kota provinsi tersebut.

Terminal ini direncanakan dibangun di kawasan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, yang selama ini masuk dalam kawasan pengembangan industri kota.

Dari sisi kapasitas, pemerintah kota juga mendorong agar fasilitas pelabuhan dan terminal yang direncanakan dapat dioptimalkan dengan peningkatan luas lahan serta kapasitas penyimpanan BBM. 

“Pastinya ini penting ya agar fasilitas tersebut mampu melayani kebutuhan energi Samarinda dalam jangka panjang,” terangnya.

Andi Harun menegaskan lahan yang akan digunakan merupakan milik PT Pertamina Patra Niaga dan telah ada jauh sebelum masa jabatannya saat ini. Sementara itu, izin lokasi proyek tersebut diketahui telah diterbitkan sejak tahun 2021.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, tahap konstruksi diperkirakan berlangsung sekitar dua tahun dengan target penyelesaian pada awal 2028.

Selain memperkuat distribusi energi, proyek ini juga diperkirakan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pemerintah Kota Samarinda mendorong agar perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan maupun operasional fasilitas tersebut.

Kendati demikian, Pemkot juga membuka peluang pelatihan tenaga kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK) apabila dibutuhkan keterampilan khusus sesuai standar industri. Dari sisi perizinan, proyek tersebut disebut telah mengantongi izin lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

“Saat ini proses administrasi berlanjut pada tahapan perizinan teknis di pemerintah kota, termasuk pengurusan site plan dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang,” bebernya.

Keberadaan terminal BBM di Palaran juga diyakini dapat mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut, mulai dari sektor transportasi, UMKM, hingga jasa penunjang lainnya yang berpotensi meningkatkan pendapatan daerah.

Editor: Aspian Nur

Rencana Terminal BBM di Palaran Dinilai Perkuat Ketahanan Energi Samarinda

Kamis, 05/03/2026

Wali Kota Samarinda, Andi Harun mendorong perencanaan pembangunan terminal bahan bakar minyak (BBM) terpadu di kawasan Palaran untuk memperkuat ketahanan energi di Kota Samarinda. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait