Jumat, 28/11/2025

RDMP Balikpapan Geliatkan Pertumbuhan Ekonomi Kota

Jumat, 28/11/2025

Proyek RDMP Balikpapan memperkuat ekonomi kota, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan investasi melalui aktivitas konstruksi dan rantai pasok lokal. (Foto: Kilang Pertamina Balikpapan)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

RDMP Balikpapan Geliatkan Pertumbuhan Ekonomi Kota

Jumat, 28/11/2025

logo

Proyek RDMP Balikpapan memperkuat ekonomi kota, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan investasi melalui aktivitas konstruksi dan rantai pasok lokal. (Foto: Kilang Pertamina Balikpapan)

Penulis: */Hendra

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang dijalankan PT Kilang Pertamina Balikpapan (PT KPB), anak usaha PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), terus menggerakkan ekonomi kota dan membuka peluang baru bagi masyarakat. Proyek strategis senilai sekitar USD 7,4 miliar atau setara Rp120 triliun ini memberi dorongan nyata terhadap aktivitas usaha dan mobilitas ekonomi Balikpapan.

VP Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman, menjelaskan bahwa masa puncak konstruksi melibatkan hingga 24 ribu pekerja.

“Kehadiran ribuan pekerja ini meningkatkan perputaran ekonomi kota melalui belanja kebutuhan sehari-hari, penggunaan transportasi, layanan makan-minum, hingga akomodasi. Aktivitas logistik dan jasa pendukung proyek juga membuat pelaku usaha lokal merasakan peningkatan permintaan,” ucap Asep.

Ia menegaskan bahwa dampak berantai RDMP terlihat jelas di berbagai sektor. Bisnis makanan, restoran, dan katering mencatat kenaikan permintaan. Penginapan, hotel, kos, dan persewaan rumah terisi oleh pekerja. Layanan laundry meningkat, sementara usaha transportasi seperti rental mobil, motor, bus, hingga angkutan kota menjadi lebih aktif.

“Bahkan angkot-angkot yang sebelumnya sepi penumpang kini beralih fungsi menjadi layanan antar-jemput karyawan proyek,” tambahnya.

Asep menyebut bahwa penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 35 persen dan memperkuat kontribusi proyek terhadap ekonomi Balikpapan.

“Sektor konstruksi meningkat, usaha transportasi dan pergudangan semakin aktif, dan layanan perdagangan serta jasa perusahaan ikut berkembang,” jelasnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan menunjukkan bahwa aktivitas RDMP menggerakkan rantai pasok lokal dan memperkokoh struktur ekonomi kota. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Balikpapan pada 2024 mencapai Rp214,11 juta, naik 6,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Laporan Perekonomian Kota Balikpapan 2024 mencatat bahwa RDMP turut mendorong kenaikan investasi daerah. Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meningkat sekitar 7,08 persen dari 2023 ke 2024. Peningkatan ini memperlihatkan kuatnya aktivitas industri selama masa konstruksi.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Pemerintah Kota dan Pertamina. Ia menilai proyek ini membuka peluang kerja bagi masyarakat Balikpapan dan daerah lain serta memperkuat ketahanan energi nasional.

“Terima kasih kami kepada Pertamina yang telah banyak mempekerjakan tenaga kerja, baik dari pekerja lokal maupun pekerja dari berbagai daerah di Indonesia. Ini sangat penting untuk ketahanan energi nasional, dan Alhamdulillah itu ditempatkan di Kilang Balikpapan,” ungkapnya.

Rahmad menambahkan bahwa proyek tersebut memberi dorongan signifikan bagi ekonomi daerah dan perkembangan kota. “Ini juga menambah potensi, baik potensi pendapatan kita, perekonomian kita, kemudian perkembangan kota kita menjadi wajah kota yang modern,” ucapnya.

Proyek RDMP Balikpapan juga mencatat sejumlah capaian penting. Setelah mengoperasikan unit pemurnian LPG dengan kapasitas produksi 43 ribu ton per tahun, proyek kini memasuki tahap pengoperasian awal RFCC Complex. Tahapan ini diharapkan terus memberi kontribusi berkelanjutan bagi ekonomi daerah dan memperkuat ketahanan energi nasional sejalan dengan Asta Cita pemerintah.

“Harapan kita bermanfaat bukan hanya untuk Kota Balikpapan dan Kalimantan Timur, tapi juga untuk bangsa Indonesia, untuk bisa menghidupi ketahanan energi nasional kita,” pungkas Rahmad. (*)


Editor: Erwin

RDMP Balikpapan Geliatkan Pertumbuhan Ekonomi Kota

Jumat, 28/11/2025

Proyek RDMP Balikpapan memperkuat ekonomi kota, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan investasi melalui aktivitas konstruksi dan rantai pasok lokal. (Foto: Kilang Pertamina Balikpapan)

Share

Berita Terkait