Jumat, 24/07/2026
Jumat, 24/07/2026
Media Breakfast CIMB Niaga, di Hotel Platinum, Balikpapan Jumat (24/7/2026). (Foto: La Eko/Korankaltim.com)
Jumat, 24/07/2026

Media Breakfast CIMB Niaga, di Hotel Platinum, Balikpapan Jumat (24/7/2026). (Foto: La Eko/Korankaltim.com)
Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperkuat layanan perbankan di Kalimantan Timur seiring meningkatnya aktivitas investasi, perdagangan, dan pembangunan.
Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha terhadap layanan keuangan yang lebih cepat, terintegrasi, dan berbasis digital. Potensi ekonomi Kalimantan Timur dinilai semakin besar, terutama sebagai kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kalimantan Timur pada 2025 tumbuh 4,53 persen dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp889,07 Triliun.
Presiden Direktur dan CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan, mengatakan Kalimantan Timur merupakan wilayah strategis yang memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang. Karena itu, perseroan berkomitmen menghadirkan solusi perbankan yang relevan bagi seluruh segmen nasabah, mulai dari individu, UMKM hingga korporasi.
"Bagi CIMB Niaga, Kalimantan Timur bukan hanya wilayah dengan potensi pertumbuhan yang besar, tetapi juga kawasan strategis yang menghadirkan berbagai peluang ekonomi baru. Kami terus memperkuat layanan melalui inovasi digital dan jaringan yang terintegrasi agar nasabah memperoleh pengalaman perbankan yang lebih mudah, nyaman, dan sesuai kebutuhan," ujar Lani saat Media Breakfast CIMB Niaga di Balikpapan, Jumat (24/7/2026) pagi tadi.
Acara tersebut juga dihadiri Direktur Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung, Head of Region Kalimantan dan Sulawesi Ahmad S. Ilham, serta Presiden Direktur CIMB Niaga Finance Ristiawan Suherman.
Untuk mendukung kebutuhan transaksi masyarakat, CIMB Niaga mengoptimalkan berbagai layanan digital melalui aplikasi OCTO, platform OCTOBIZ bagi pelaku usaha, OCTO Merchant untuk sistem pembayaran digital, hingga CNAF Mobile yang melayani pembiayaan kendaraan melalui CIMB Niaga Finance.
Di Kalimantan Timur, layanan tersebut didukung tujuh kantor cabang yang terdiri atas enam kantor cabang konvensional dan satu kantor cabang syariah, serta jaringan ATM dan Cash Recycling Machine (CRM) yang tersebar di sejumlah lokasi strategis. Nasabah juga dapat mengakses jaringan ATM Mastercard, Cirrus, ATM Bersama, dan ATM Prima di Balikpapan, Samarinda, maupun kota lainnya.
Selain memperkuat layanan, CIMB Niaga juga terus meningkatkan penyaluran kredit dan pembiayaan ke berbagai sektor produktif seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan penyangga IKN.
"Kami ingin menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur. Dengan layanan konvensional, syariah, dan kapabilitas digital yang kuat, kami siap mendukung perkembangan ekosistem ekonomi daerah secara berkelanjutan," jelasnya.
Penguatan layanan digital turut menopang kinerja positif CIMB Niaga pada kuartal pertama 2026. Perseroan membukukan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp2,3 Triliun.
Total kredit dan pembiayaan tumbuh 2,2 persen secara tahunan menjadi Rp235,1 Triliun, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp260,1 Triliun. Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan dana murah (CASA) sebesar 12,2 persen menjadi Rp192,3 Triliun, sehingga rasio CASA mencapai 73,9 persen, tertinggi sepanjang sejarah CIMB Niaga.
Hingga 31 Maret 2026, total aset konsolidasian tercatat sebesar Rp368,2 Triliun. Sementara rasio kecukupan modal (CAR) berada di level 25,3 persen dan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 89,2 persen, mencerminkan kondisi permodalan dan likuiditas yang tetap kuat.
Di sektor perbankan syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia dengan total pembiayaan Rp52,9 Triliun dan DPK sebesar Rp45 Triliun.
Transformasi digital juga terus menunjukkan hasil positif. Sebanyak 90,6 persen transaksi keuangan nasabah kini dilakukan melalui kanal branchless banking seperti OCTO, OCTOBIZ, ATM, dan OCTO Pay. Transaksi melalui aplikasi OCTO meningkat 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga terus mengembangkan pembiayaan berkelanjutan. Hingga Maret 2026, nilai pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp60,2 Triliun atau hampir 26 persen dari total outstanding pembiayaan, termasuk dukungan terhadap sektor energi terbarukan dan pembiayaan UMKM sebesar Rp25,7 Triliun.
Komitmen pemberdayaan UMKM juga diwujudkan melalui Program Community Link #JadiBerkelanjutan. Sejak 2022, program tersebut telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada 979 pelaku UMKM di wilayah Indonesia Timur, termasuk Balikpapan dan Samarinda, serta membuka akses permodalan bagi sekitar 150 UMKM.
Di bidang sosial, CIMB Niaga bekerja sama dengan UNICEF dalam mendukung program pemerintah untuk mencegah dan mengurangi gizi buruk serta stunting di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur.
"Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," tutup Lani.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 24/07/2026
Media Breakfast CIMB Niaga, di Hotel Platinum, Balikpapan Jumat (24/7/2026). (Foto: La Eko/Korankaltim.com)
TERPOPULER