Kegiatan tersebut sebelumnya telah dilaksanakan dua pekan lalu di Gedung B, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tenggarong, atau tepat di depan Kantor Disperindag Kukar.
Plt Kepala Disperindag Kukar, Burhanuddin, mengatakan, operasi pasar ini dirancang tidak hanya untuk membantu memenuhi kebutuhan harian warga, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mengendalikan laju inflasi di daerah.
“Operasi pasar ini kami laksanakan untuk masyarakat supaya mereka bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan operasi pasar itu, Disperindag menyediakan berbagai kebutuhan pokok utama seperti beras, telur, minyak goreng dan gula.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan Kelompok Tani dan Nelayan (KTN) lokal, sehingga pilihan komoditas pangan semakin beragam mulai dari cabai, sayuran segar, hingga bawang merah dan bawang putih.
Ia menilai, komoditas yang dijual di operasi pasar memiliki selisih harga yang lumayan hemat dibandingkan harga pasaran.
“Selisih harganya sekitar Rp1.000 hingga Rp5.000 kalau dibandingkan dengan harga di pasar umum,” kata dia.
Pelaksanaan operasi pasar ini sekaligus mendukung program Kukar Idaman Terbaik, yang berfokus pada jaminan ketersediaan pangan yang aman dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Mengenai kelanjutan program ini, Disperindag Kukar memastikan akan kembali menggelar operasi pasar serupa. Namun, jadwal pelaksanaannya akan disesuaikan dengan ketersediaan pasokan dari Perum Bulog.
“Untuk pelaksanaan selanjutnya kami masih menunggu jadwal resmi dari Bulog. Kami siap mendukung dan memfasilitasi tempat,” tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin
Kegiatan tersebut sebelumnya telah dilaksanakan dua pekan lalu di Gedung B, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tenggarong, atau tepat di depan Kantor Disperindag Kukar.
Plt Kepala Disperindag Kukar, Burhanuddin, mengatakan, operasi pasar ini dirancang tidak hanya untuk membantu memenuhi kebutuhan harian warga, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mengendalikan laju inflasi di daerah.
“Operasi pasar ini kami laksanakan untuk masyarakat supaya mereka bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan operasi pasar itu, Disperindag menyediakan berbagai kebutuhan pokok utama seperti beras, telur, minyak goreng dan gula.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan Kelompok Tani dan Nelayan (KTN) lokal, sehingga pilihan komoditas pangan semakin beragam mulai dari cabai, sayuran segar, hingga bawang merah dan bawang putih.
Ia menilai, komoditas yang dijual di operasi pasar memiliki selisih harga yang lumayan hemat dibandingkan harga pasaran.
“Selisih harganya sekitar Rp1.000 hingga Rp5.000 kalau dibandingkan dengan harga di pasar umum,” kata dia.
Pelaksanaan operasi pasar ini sekaligus mendukung program Kukar Idaman Terbaik, yang berfokus pada jaminan ketersediaan pangan yang aman dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Mengenai kelanjutan program ini, Disperindag Kukar memastikan akan kembali menggelar operasi pasar serupa. Namun, jadwal pelaksanaannya akan disesuaikan dengan ketersediaan pasokan dari Perum Bulog.
“Untuk pelaksanaan selanjutnya kami masih menunggu jadwal resmi dari Bulog. Kami siap mendukung dan memfasilitasi tempat,” tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin