Capaian tersebut disampaikan Bupati Kubar Frederick Edwin dalam Sidang Paripurna Istimewa HUT ke-27 Kubar di Gedung DPRD Kubar, Rabu (4/11/2026). Peningkatan penerima beasiswa menjadi salah satu gambaran perhatian pemerintah daerah terhadap akses pendidikan bagi masyarakat.
Pada 2025, beasiswa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diberikan kepada 1.702 siswa dengan kategori prestasi dan tidak mampu. Setahun kemudian, jumlah penerimanya bertambah menjadi 3.167 siswa. Artinya, ada tambahan 1.465 pelajar yang memperoleh bantuan dibandingkan tahun sebelumnya.
Bagi pelajar dan keluarga, dukungan beasiswa menjadi salah satu bentuk bantuan untuk menunjang kebutuhan pendidikan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah agar kesempatan mengenyam pendidikan tidak hanya bergantung pada kemampuan ekonomi keluarga.
Frederick menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu arah pembangunan daerah. Menurutnya, pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas masyarakat.
"Pembangunan manusia dimulai dari pendidikan dan akses terhadap layanan kesehatan yang memadai," kata Frederick.
Perhatian terhadap sektor pendidikan juga diwujudkan melalui peningkatan fasilitas sekolah. Pemerintah daerah melaksanakan pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan, termasuk ruang kelas, perpustakaan, rumah dinas guru, serta fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.
Sejumlah perlengkapan juga disalurkan untuk mendukung proses pembelajaran. Pada 2026, bantuan tersebut antara lain berupa smartboard, komputer, serta meja dan kursi sekolah.
Selain bantuan untuk siswa SD dan SMP, pemerintah daerah turut menyalurkan bantuan sosial beasiswa melalui Bagian Kesejahteraan Sosial kepada 127 penerima pada 2026.
Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kubar 2025-2029, yakni mewujudkan Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata dan beradat. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui pemerataan akses pendidikan, menjadi salah satu misi yang terus didorong pemerintah daerah. (Adv)
Editor: Erwin
Capaian tersebut disampaikan Bupati Kubar Frederick Edwin dalam Sidang Paripurna Istimewa HUT ke-27 Kubar di Gedung DPRD Kubar, Rabu (4/11/2026). Peningkatan penerima beasiswa menjadi salah satu gambaran perhatian pemerintah daerah terhadap akses pendidikan bagi masyarakat.
Pada 2025, beasiswa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diberikan kepada 1.702 siswa dengan kategori prestasi dan tidak mampu. Setahun kemudian, jumlah penerimanya bertambah menjadi 3.167 siswa. Artinya, ada tambahan 1.465 pelajar yang memperoleh bantuan dibandingkan tahun sebelumnya.
Bagi pelajar dan keluarga, dukungan beasiswa menjadi salah satu bentuk bantuan untuk menunjang kebutuhan pendidikan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah agar kesempatan mengenyam pendidikan tidak hanya bergantung pada kemampuan ekonomi keluarga.
Frederick menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu arah pembangunan daerah. Menurutnya, pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas masyarakat.
"Pembangunan manusia dimulai dari pendidikan dan akses terhadap layanan kesehatan yang memadai," kata Frederick.
Perhatian terhadap sektor pendidikan juga diwujudkan melalui peningkatan fasilitas sekolah. Pemerintah daerah melaksanakan pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan, termasuk ruang kelas, perpustakaan, rumah dinas guru, serta fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.
Sejumlah perlengkapan juga disalurkan untuk mendukung proses pembelajaran. Pada 2026, bantuan tersebut antara lain berupa smartboard, komputer, serta meja dan kursi sekolah.
Selain bantuan untuk siswa SD dan SMP, pemerintah daerah turut menyalurkan bantuan sosial beasiswa melalui Bagian Kesejahteraan Sosial kepada 127 penerima pada 2026.
Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kubar 2025-2029, yakni mewujudkan Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata dan beradat. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui pemerataan akses pendidikan, menjadi salah satu misi yang terus didorong pemerintah daerah. (Adv)
Editor: Erwin