Bupati Kubar Frederick Edwin mengatakan, perjalanan 27 tahun daerah ini tidak terlepas dari perjuangan dan kontribusi berbagai pihak. Karena itu peringatan hari jadi diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong semangat pembenahan dan perubahan untuk mewujudkan masa depan Kubar yang lebih baik.
"Saya berharap momentum ini dapat membawa semangat pembenahan dan perubahan dengan tetap menjaga suasana yang kondusif di daerah kita ini," kata Frederick.
Suasana daerah yang aman, tenteram dan damai menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan berbagai tahapan pembangunan. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu menjaga kondisi tersebut agar upaya pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Pada peringatan HUT ke-27 tahun ini, Pemkab Kubar mengusung tema 27 Tahun Kutai Barat: Bersama Membangun, Merata dalam Kemajuan, Sejahtera dalam Kehidupan yang mengandung harapan agar kemajuan daerah dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan oleh seluruh masyarakat.
Pembangunan Kubar ke depan harus tetap memperhatikan kearifan lokal, ciri khas dan identitas daerah tanpa meninggalkan prinsip keberlanjutan. Dengan demikian, perkembangan daerah dapat berjalan seiring dengan terjaganya nilai-nilai budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Memasuki usia ke-27, ia mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat, untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan visi pembangunan Kubar 2025–2029, yakni Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata dan beradat.
Semangat kebersamaan tersebut diharapkan menjadi kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan sekaligus membawa Kubar semakin maju dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. (Adv)
Editor: Aspian Nur
Bupati Kubar Frederick Edwin mengatakan, perjalanan 27 tahun daerah ini tidak terlepas dari perjuangan dan kontribusi berbagai pihak. Karena itu peringatan hari jadi diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong semangat pembenahan dan perubahan untuk mewujudkan masa depan Kubar yang lebih baik.
"Saya berharap momentum ini dapat membawa semangat pembenahan dan perubahan dengan tetap menjaga suasana yang kondusif di daerah kita ini," kata Frederick.
Suasana daerah yang aman, tenteram dan damai menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan berbagai tahapan pembangunan. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu menjaga kondisi tersebut agar upaya pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Pada peringatan HUT ke-27 tahun ini, Pemkab Kubar mengusung tema 27 Tahun Kutai Barat: Bersama Membangun, Merata dalam Kemajuan, Sejahtera dalam Kehidupan yang mengandung harapan agar kemajuan daerah dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan oleh seluruh masyarakat.
Pembangunan Kubar ke depan harus tetap memperhatikan kearifan lokal, ciri khas dan identitas daerah tanpa meninggalkan prinsip keberlanjutan. Dengan demikian, perkembangan daerah dapat berjalan seiring dengan terjaganya nilai-nilai budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Memasuki usia ke-27, ia mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat, untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan visi pembangunan Kubar 2025–2029, yakni Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata dan beradat.
Semangat kebersamaan tersebut diharapkan menjadi kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan sekaligus membawa Kubar semakin maju dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. (Adv)
Editor: Aspian Nur