Rabu, 05/08/2026
Rabu, 05/08/2026
Pimpinan BPD Kaltimtara Cabang Tana Paser, Noor Mahfud. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
Rabu, 05/08/2026

Pimpinan BPD Kaltimtara Cabang Tana Paser, Noor Mahfud. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER - Kebijakan efisiensi serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai berdampak signifikan terhadap masyarakat. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan pada sektor konsumsi, tetapi juga merembet ke sektor perbankan.
Salah satu indikatornya terlihat dari melemahnya daya kredit masyarakat. Kondisi ini turut dirasakan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara Cabang Tana Paser.
Pimpinan BPD Kaltimtara Cabang Tana Paser, Noor Mahfud, mengatakan kebijakan efisiensi dan kenaikan harga BBM secara langsung memengaruhi kemampuan masyarakat dalam mengakses kredit.
“Bicara dampak itu pasti ada, di mana roda perekonomian juga semakin melemah,” ujar Noor Mahfud. Rabu (5/8/2026).
Dalam kondisi saat ini, setiap masyarakat juga mengeluhkan kondisi perekonomian. Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya juga masih dapat memberikan dukungan permodalan bagi masyarakat melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Selain itu, ia juga mengakui sampai saat ini terdapat pelaku kredit yang masih secara aktif berkonsultasi dengan pihaknya terkait dengan angsuran kredit.
“Sampai saat ini komitmen debitur masih cukup baik, tapi memang beberapa telah berkonsultasi terkait dengan kondisi perekonomian saat ini,” jelasnya.
Di tengah kondisi tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan, terutama dalam menekan pengeluaran konsumtif dan memprioritaskan kebutuhan utama bagi diri dan keluarga.
“Kami menyarankan agar bisa bijak dalam mengelola keuangan, jika pengeluaran bertujuan untuk peningkatan perekonomian bisa saja dilakukan. Tapi untuk perihal yang sifatnya konsumtif bisa sedikit dikurangi,” tuturnya.
Editor: Erwin
Rabu, 05/08/2026
Pimpinan BPD Kaltimtara Cabang Tana Paser, Noor Mahfud. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
TERPOPULER