Kamis, 13/08/2026
Kamis, 13/08/2026
Peresmian jembatan garuda yang berada di lawe-lawe kecamatan penajam, pada hari Kamis (13/8/2026). (Dinda/korankaltim.com)
Kamis, 13/08/2026

Peresmian jembatan garuda yang berada di lawe-lawe kecamatan penajam, pada hari Kamis (13/8/2026). (Dinda/korankaltim.com)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Diselesaikan lebih cepat dari target awal, itulah yang dilakukan TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Penajam Pasar Utara (PPU) untuk empat Jembatan Garuda di daerah tersebut. Pembangunan jembatan cor beton tersebut diselesaikan dalam 25 hari dari waktu pengerjaan yang ditetapkan selama 30 hari dengan tujuan mempercepat penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Selain empat jembatan, satu fasilitas air bersih melalui program Manunggal Air Clean juga telah selesai dibangun di Kelurahan Saloloang.
Empat jembatan tersebut berada di sejumlah titik strategis, yakni Kelurahan Lawe-Lawe, di Kecamatan penajam, Sebakung Jaya, di Kecamatan Babulu serta Desa Wonosari dan Binuang, di Kecamatan Sepaku.
Komandan Kodim (Dandim) 0913/PPU, Letkol Inf Fandy Satria Dwi Wahyuono mengatakan, seluruh pembangunan telah rampung 100 persen. Percepatan pengerjaan tersebut tetap bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
"Penentuan lokasi jembatan ini merupakan perintah Kasad kepada seluruh Dandim dan jajaran yang memahami wilayahnya. Di PPU seluruhnya tipe cor beton dan telah rampung 100 persen. Akselerasi pengerjaan bisa kita capai dalam kurun waktu 25 hari, bergantung pada faktor cuaca," kata Fandy Kamis (13/8/2026).
Keberhasilan pembangunan tersebut tidak terlepas dari arahan pimpinan pusat serta peran aktif jajaran Satgas Jembatan dan Komando Wilayah (Kowil). Seluruh pembiayaan pembangunan jembatan didukung penuh oleh anggaran MABES TNI.
"Seluruh kegiatan peresmian (launching) jembatan maupun sumur bor Manunggal Air Bersih telah kita laksanakan bersama. Kapolri juga telah melaporkan hasil kegiatan ini kepada Presiden Prabowo Subianto. Beliau menyampaikan apresiasi, rasa terima kasih, dan bangga atas sinergi TNI-Polri yang senantiasa bekerja bersama demi kemanfaatan masyarakat," katanya.
Pemkab PPU menyambut positif penyelesaian fasilitas tersebut. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab PPU Hadi Saputro mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI, Polri, masyarakat, dan pemerintah daerah.
"Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI, Polri, masyarakat, dan pemerintah daerah. Kolaborasi seperti ini harus terus kita pertahankan. Jika melalui proses reguler pemerintah daerah, tentu ada tahapan pengadaan barang dan jasa yang memakan waktu. Melalui kegiatan ini, fasilitas dapat dibangun dalam waktu singkat," ungkap Hadi Saputro.
Keberadaan jembatan dan fasilitas air bersih tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap kelancaran transportasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Masyarakat diminta agar ikut menjaga dan memelihara fasilitas yang telah dibangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Pesan dari pemerintah daerah, fasilitas ini harus dimaksimalkan dan dijaga bersama. Rasa memiliki itu penting agar kita tahu batas kemampuan jembatan ini. Tanpa pemeliharaan yang baik, sulit bagi bangunan untuk bertahan jangka panjang. Mari kita rawat keberadaannya agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat," tutupnya.
Editor : Aspian Nur
Kamis, 13/08/2026
Peresmian jembatan garuda yang berada di lawe-lawe kecamatan penajam, pada hari Kamis (13/8/2026). (Dinda/korankaltim.com)
TERPOPULER