Dengan hasil tersebut, Borneo FC sementara berada di puncak klasemen sementara Grup A bersama Persib Bandung. Mereka sama-sama mengemas tiga angka dengan dua gol tanpa balas dalam laga pembuka di mana sang juara Liga 1 2023/2024 membungkam PSM Makassar juga dengan skor sama 2-0 sore hari kemarin.
Laga kedua menghadapi Persib Bandung Senin (22/7/2024) malam nanti bisa jadi penentu kelolosan Pesut Etam ke fase knock out meski bukan sesuatu yang mudah.
“Kami senang dengan kemenangan ini, pemain memperlihakan performa bagus meski persiapan untuk bertandinga sangat kurang,” ujar Pieter Huistra, pelatih Borneo FC usai laga.
Meski menang namun diakui pria asal Belanda itu masih ada evaluasi yang harus dilakukan. “Masih ada kelemahan, yang pasti saya mencoba semua pemain untuk melihat sampai sejauh mana hasil latihan. Turnamen pra musim ini memang kami jadikan kesempatan untuk melihat kemampuan individu pemain,” paparnya.
Mengenai penampilan pemain asing baru, Huistra belum banyak berkomentar. “Ini baru pertandingan pertama, bisa jadi mereka perlu adaptasi. Yang pasti semua bermain baik,” tegasnya.
Sementara pelatih Persis Solo Milomir Seslija mengungkap penyebabnya timnya kalah di pertandingan ini. “Kami tidak bisa memainkan permainan seperti di musim lalu dengan memainkan sepak bola satu sentuhan,” kata Milo.
“Mereka (Borneo FC) bermain dengan bagus dan pemain (Persis) terlalu bernafsu untuk terlalu memaksakan di laga pertama. Tapi, kami kondisinya belum siap untuk itu, baik itu dari operan cepat ataupun umpan-umpan panjang, mereka berpikir sudah siap memainkan sepak bola seperti itu,” ujar mantan pelatih Borneo FC ini.
Editor: Aspian Nur
Dengan hasil tersebut, Borneo FC sementara berada di puncak klasemen sementara Grup A bersama Persib Bandung. Mereka sama-sama mengemas tiga angka dengan dua gol tanpa balas dalam laga pembuka di mana sang juara Liga 1 2023/2024 membungkam PSM Makassar juga dengan skor sama 2-0 sore hari kemarin.
Laga kedua menghadapi Persib Bandung Senin (22/7/2024) malam nanti bisa jadi penentu kelolosan Pesut Etam ke fase knock out meski bukan sesuatu yang mudah.
“Kami senang dengan kemenangan ini, pemain memperlihakan performa bagus meski persiapan untuk bertandinga sangat kurang,” ujar Pieter Huistra, pelatih Borneo FC usai laga.
Meski menang namun diakui pria asal Belanda itu masih ada evaluasi yang harus dilakukan. “Masih ada kelemahan, yang pasti saya mencoba semua pemain untuk melihat sampai sejauh mana hasil latihan. Turnamen pra musim ini memang kami jadikan kesempatan untuk melihat kemampuan individu pemain,” paparnya.
Mengenai penampilan pemain asing baru, Huistra belum banyak berkomentar. “Ini baru pertandingan pertama, bisa jadi mereka perlu adaptasi. Yang pasti semua bermain baik,” tegasnya.
Sementara pelatih Persis Solo Milomir Seslija mengungkap penyebabnya timnya kalah di pertandingan ini. “Kami tidak bisa memainkan permainan seperti di musim lalu dengan memainkan sepak bola satu sentuhan,” kata Milo.
“Mereka (Borneo FC) bermain dengan bagus dan pemain (Persis) terlalu bernafsu untuk terlalu memaksakan di laga pertama. Tapi, kami kondisinya belum siap untuk itu, baik itu dari operan cepat ataupun umpan-umpan panjang, mereka berpikir sudah siap memainkan sepak bola seperti itu,” ujar mantan pelatih Borneo FC ini.