Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Estafet kepemimpinan Polresta Samarinda resmi berpindah dari Kombes Pol Hendri Umar kepada Kombes Pol Eko Novan Prasetyo Puspito.
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Estafet kepemimpinan Polresta Samarinda resmi berpindah dari Kombes Pol Hendri Umar kepada Kombes Pol Eko Novan Prasetyo Puspito.
Pergantian pucuk pimpinan kepolisian di Kota Tepian ini tak hanya menandai dimulainya tugas baru bagi Kapolresta, tetapi juga menjadi momen perpisahan penuh kesan bagi Hendri Umar setelah menuntaskan pengabdiannya di Samarinda. Dalam malam pisah sambut yang berlangsung di Hotel Fugo Samarinda, Jumat (30/10/2026) kemarin.
Hendri bahkan mengungkapkan dirinya sudah jatuh cinta kepada Kota Tepian.
Acara pisah sambut tersebut digelar di Ballroom Kartanegara III lantai 3 Hotel Fugo Samarinda Jalan Untung Surapati. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ketika Hendri Umar menyampaikan sambutan sekaligus mengenang perjalanan selama memimpin Polresta Samarinda.
Hendri selanjutnya mendapat penugasan baru sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Wali Kota Samarinda Andi Harun yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi Hendri Umar selama bertugas. Ia juga berharap hubungan baik yang telah terjalin antara kepolisian dan pemerintah daerah tetap terjaga.
Menurut Andi Harun, penugasan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi pimpinan Polri terhadap kinerja Hendri selama memimpin Polresta Samarinda.
"Itu pertanda bahwa beliau mendapatkan apresiasi dari pimpinan Polri," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Andi Harun juga mendoakan kesuksesan Hendri di tempat tugas yang baru. Ia menilai perwira tersebut telah meninggalkan dedikasi dan kontribusi berarti bagi Kota Samarinda.
Sementara kepada Kapolresta yang baru, Andi Harun menyatakan optimistis Eko Novan mampu melanjutkan sekaligus meningkatkan capaian kinerja kepolisian di Samarinda.
"Kami sangat yakin, Pak Kapolresta yang baru tidak hanya bisa mempertahankan kondisi kemajuan atas kinerja Polri di Resor Kota Samarinda, tapi kami meyakini prestasinya makin melenting, makin meningkat," tuturnya.
Ia berharap masyarakat tetap berada dalam suasana aman dan pembangunan daerah mendapat dukungan luas dari seluruh elemen, termasuk TNI dan Polri.
Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan program strategis Presiden Prabowo Subianto di daerah.
"Kita beri dukungan kepada Bapak Kapolresta yang baru untuk menciptakan suasana kamtibmas dan pelaksanaan tugas-tugas negara lainnya di Kota Samarinda," tegasnya.
Di sisi lain, suasana haru terasa ketika Hendri Umar menyampaikan sambutan perpisahan. Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota, Forkopimda, tokoh masyarakat, insan pers, hingga seluruh personel Polresta Samarinda atas dukungan selama dirinya bertugas.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan maupun sikap yang kurang berkenan.
"Saya sangat menyadari terkadang saya terlalu serius ataupun terlalu bersungguh-sungguh dalam pekerjaan, memiliki harapan dan ekspektasi yang sangat tinggi kepada rekan-rekan. Sekali lagi saya menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya," ungkap Hendri saat memberikan Sambutan perpisahan.
Hendri bahkan mengaku dirinya bersama sang istri telah memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Samarinda.
"Dengan penuh kecintaan terhadap Kota Samarinda, saya sampaikan tanpa saya sadari, saya, istri saya, kami sudah mengalami rasa jatuh cinta yang ugal-ugalan terhadap Kota Samarinda," tutupnya.
Editor: Aspian Nur
Pergantian pucuk pimpinan kepolisian di Kota Tepian ini tak hanya menandai dimulainya tugas baru bagi Kapolresta, tetapi juga menjadi momen perpisahan penuh kesan bagi Hendri Umar setelah menuntaskan pengabdiannya di Samarinda. Dalam malam pisah sambut yang berlangsung di Hotel Fugo Samarinda, Jumat (30/10/2026) kemarin.
Hendri bahkan mengungkapkan dirinya sudah jatuh cinta kepada Kota Tepian.
Acara pisah sambut tersebut digelar di Ballroom Kartanegara III lantai 3 Hotel Fugo Samarinda Jalan Untung Surapati. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ketika Hendri Umar menyampaikan sambutan sekaligus mengenang perjalanan selama memimpin Polresta Samarinda.
Hendri selanjutnya mendapat penugasan baru sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Wali Kota Samarinda Andi Harun yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi Hendri Umar selama bertugas. Ia juga berharap hubungan baik yang telah terjalin antara kepolisian dan pemerintah daerah tetap terjaga.
Menurut Andi Harun, penugasan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi pimpinan Polri terhadap kinerja Hendri selama memimpin Polresta Samarinda.
"Itu pertanda bahwa beliau mendapatkan apresiasi dari pimpinan Polri," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Andi Harun juga mendoakan kesuksesan Hendri di tempat tugas yang baru. Ia menilai perwira tersebut telah meninggalkan dedikasi dan kontribusi berarti bagi Kota Samarinda.
Sementara kepada Kapolresta yang baru, Andi Harun menyatakan optimistis Eko Novan mampu melanjutkan sekaligus meningkatkan capaian kinerja kepolisian di Samarinda.
"Kami sangat yakin, Pak Kapolresta yang baru tidak hanya bisa mempertahankan kondisi kemajuan atas kinerja Polri di Resor Kota Samarinda, tapi kami meyakini prestasinya makin melenting, makin meningkat," tuturnya.
Ia berharap masyarakat tetap berada dalam suasana aman dan pembangunan daerah mendapat dukungan luas dari seluruh elemen, termasuk TNI dan Polri.
Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan program strategis Presiden Prabowo Subianto di daerah.






"Kita beri dukungan kepada Bapak Kapolresta yang baru untuk menciptakan suasana kamtibmas dan pelaksanaan tugas-tugas negara lainnya di Kota Samarinda," tegasnya.
Di sisi lain, suasana haru terasa ketika Hendri Umar menyampaikan sambutan perpisahan. Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota, Forkopimda, tokoh masyarakat, insan pers, hingga seluruh personel Polresta Samarinda atas dukungan selama dirinya bertugas.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan maupun sikap yang kurang berkenan.
"Saya sangat menyadari terkadang saya terlalu serius ataupun terlalu bersungguh-sungguh dalam pekerjaan, memiliki harapan dan ekspektasi yang sangat tinggi kepada rekan-rekan. Sekali lagi saya menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya," ungkap Hendri saat memberikan Sambutan perpisahan.
Hendri bahkan mengaku dirinya bersama sang istri telah memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Samarinda.
"Dengan penuh kecintaan terhadap Kota Samarinda, saya sampaikan tanpa saya sadari, saya, istri saya, kami sudah mengalami rasa jatuh cinta yang ugal-ugalan terhadap Kota Samarinda," tutupnya.
Editor: Aspian Nur


Pusat gempa berada di darat 24 km Barat Daya Kab. Pidie Jaya-Aceh
01 Nov 2026, 12:38:59 WIB • Kedalaman 6 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG