Terkait Konflik Ojek Online dan Pengemudi,Polisi Berkeliling Redam Ketegangan
1 menit baca2.516 kali dibaca

KORANKALTIM.COM - Konflik antara pengemudi angkutan konvensional dan angkutan online di Kota Tepian , sepertinya masih belum mengarah pada jalan keluar. Beberapa kali mereka terlibat perselisihan ketika bertemu di jalan. Terbaru, pada Selasa (23/1), nyaris terjadi bentok antara sopir angkutan kota (Angkot) dengan ojek online di Jalan DI Panjatian, Kecamatan Samarinda Utara, lantaran salah satu pengemudi ojek online diduga dipaksa pergi oleh salah seorang sopir angkot ketika sedang nongkrong di lokasi yang tidak jauh dari Terminal Lempake.
Agar suasana tidak terus memanas, jajaran kepolisian di Samarinda pun menurunkan puluhan pesonelnya untuk memberikan imbauan-imbauan kepada kedua belah pihak untuk berdamai dan saling menghargai satu sama lain. Unit Kecil Lengkap (UKL) yang didalamnya berisikan personel dari Sat Binmas, Sat Reskrim, Sat Intelkam dan Sat Lantas, berkeliling mendatangi terminal-terminal di Samarinda, dan juga tempat tongkrongan para pengemudi ojek online.










