Ketua DPD Partai Golkar Samarinda, Andi Satya Adi Saputra, mengatakan bahwa struktur kepengurusan telah disusun dan diserahkan kepada pengurus Partai Golkar Kaltim untuk tindak lebih lanjut.
“Sudah, sudah kita susun dan sudah kamu setorkan ke DPD I untuk kami komunikasikan juga. Yang jelas, sudah tersusun rapi,” terangnya, Kamis (15/10/2026).
Andi Satya menilai kepengurusan ini, dirancang dengan mempertimbangkan kemampuan masing-masing kader. Selain mempertimbangkan kader berpengalaman, Golkar Samarinda turut membuka ruang bagi wajah-wajah baru untuk terlibat di struktur partai.
Keterlibatan Gen Z dan milenial bagi dia, sebagai upaya pertimbangan penting dalam penyusunan kepengurusan. Sebab, kedua kelompok tersebut diperkirakan memiliki peran yang cukup besar dalam menentukan arah kontestasi politik pada Pemilu 2029.
“Pemilih terbanyak nanti di 2029 itu adalah Gen Z dan milenial, komposisi terbesar ada di dua itu. Tidak relevan apabila pengurusnya tidak terdiri dari struktur itu,” ungkapnya.
Menurutnya, partai politik seyogyanya perlu menyesuaikan komposisi kepengurusan dengan perkembangan demografi pemilih. Maka dari itu, Golkar Samarinda berupaya melibatkan lebih banyak kader muda agar memiliki ruang untuk berkontribusi dalam organisasi sekaligus upaya pendekatan partai dengan kelompok pemilih.
Saat ditanya jumlah pengurus, Andi Satya mengatakan susunan yang telah terbentuk mencapai 90 orang. Namun, pengumuman resmi mengenai nama-nama pengurus masih menunggu tahapan komunikasi dengan DPD Golkar Kaltim.
Adapun jadwal pelantikan masih belum dapat dipastikan. Pasalnya, ia mengatakan pelantikan akan dilakukan oleh DPD Golkar Kaltim setelah ada informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaannya.
“Pelantikan oleh DPD I. Jadi kita belum tahu, kita belum tahu informasi itu, yang jelas struktur sudah terbentuk,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Ketua DPD Partai Golkar Samarinda, Andi Satya Adi Saputra, mengatakan bahwa struktur kepengurusan telah disusun dan diserahkan kepada pengurus Partai Golkar Kaltim untuk tindak lebih lanjut.
“Sudah, sudah kita susun dan sudah kamu setorkan ke DPD I untuk kami komunikasikan juga. Yang jelas, sudah tersusun rapi,” terangnya, Kamis (15/10/2026).
Andi Satya menilai kepengurusan ini, dirancang dengan mempertimbangkan kemampuan masing-masing kader. Selain mempertimbangkan kader berpengalaman, Golkar Samarinda turut membuka ruang bagi wajah-wajah baru untuk terlibat di struktur partai.
Keterlibatan Gen Z dan milenial bagi dia, sebagai upaya pertimbangan penting dalam penyusunan kepengurusan. Sebab, kedua kelompok tersebut diperkirakan memiliki peran yang cukup besar dalam menentukan arah kontestasi politik pada Pemilu 2029.
“Pemilih terbanyak nanti di 2029 itu adalah Gen Z dan milenial, komposisi terbesar ada di dua itu. Tidak relevan apabila pengurusnya tidak terdiri dari struktur itu,” ungkapnya.
Menurutnya, partai politik seyogyanya perlu menyesuaikan komposisi kepengurusan dengan perkembangan demografi pemilih. Maka dari itu, Golkar Samarinda berupaya melibatkan lebih banyak kader muda agar memiliki ruang untuk berkontribusi dalam organisasi sekaligus upaya pendekatan partai dengan kelompok pemilih.
Saat ditanya jumlah pengurus, Andi Satya mengatakan susunan yang telah terbentuk mencapai 90 orang. Namun, pengumuman resmi mengenai nama-nama pengurus masih menunggu tahapan komunikasi dengan DPD Golkar Kaltim.
Adapun jadwal pelantikan masih belum dapat dipastikan. Pasalnya, ia mengatakan pelantikan akan dilakukan oleh DPD Golkar Kaltim setelah ada informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaannya.
“Pelantikan oleh DPD I. Jadi kita belum tahu, kita belum tahu informasi itu, yang jelas struktur sudah terbentuk,” pungkasnya.
Editor: Erwin