Kamis, 16/07/2026
Kamis, 16/07/2026
Momen saat Alif Turiadi (kanan) bertemu Rita Widyasari beberapa waktu lalu. (dokbappilugerindrakukar)
Kamis, 16/07/2026

Momen saat Alif Turiadi (kanan) bertemu Rita Widyasari beberapa waktu lalu. (dokbappilugerindrakukar)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi konstelasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serta Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.
Ketua DPC Gerindra Kukar Alif Turiadi menegaskan, partainya akan tunduk dan patuh terhadap apa pun keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait regulasi pemilihan.
"Terkait dengan Pilkada, tentu kita menghormati keputusan MK. Kami pun tetap menyiapkan diri sebaik mungkin dan sedini mungkin. Apapun keputusannya, apakah dipilih langsung atau tidak langsung, kami tetap tunduk dan patuh. Sejak saat ini kami sudah bersiap, jadi tidak ada masalah bagi kami," ujar Alif, Kamis (16/7/2026).
Demi memuluskan langkah politiknya, Gerindra Kukar bergerak cepat merapatkan barisan. Restrukturisasi dan penguatan organisasi di tingkat bawah telah rampung secara menyeluruh.
Pengurus kecamatan sudah 100 persen lengkap di seluruh wilayah Kukar. Pengurus ranting di Desa dan anak ranting saat ini proses pembentukan terus berjalan demi memperkuat kendaraan partai.
"Sekalipun ada atau tidaknya ketentuan batas minimum dari KPU, bagi kami mempersiapkan struktur kendaraan partai sekuat dan selengkap mungkin adalah sebuah keharusan, bahkan kalau bisa sampai tingkat anak ranting," ucap Alif.
Menjelang penjaringan bakal calon legislatif (bacaleg) dan kepala daerah, Gerindra Kukar menyatakan diri sebagai partai yang inklusif. Alif menegaskan pintu Gerindra selalu terbuka bagi siapapun tokoh luar yang memiliki niat tulus untuk membesarkan partai. Namun, ia memastikan proses seleksi ketat tetap akan diberlakukan untuk mencari figur yang memiliki basis massa riil.
Saat disinggung mengenai potensi kembalinya mantan Bupati Kukar Rita Widyasari ke panggung politik lokal, dirinya memberikan apresiasi tinggi terhadap rekam jejak Rita yang dinilai masih melekat di hati masyarakat.
"Kami mengapresiasi tanggapan dan antusiasme masyarakat yang menerima beliau. Bagaimanapun, beliau pernah menjabat sebagai bupati Kukar. Gerindra sekali lagi terbuka kepada siapapun yang ingin membesarkan partai dan punya niat baik," ungkapnya.
Selain itu, Gerindra Kukar memasang target tinggi pada kontestasi politik ke depan, yakni keluar sebagai juara umum di tingkat kabupaten. Optimisme ini didasari oleh kuatnya ketokohan sang Ketua Umum, Prabowo Subianto. Nama dan program kerja Prabowo Subianto dinilai masih menjadi daya tarik utama bagi pemilih di akar rumput.
Pelaksanaan Pemilu mendatang diharapkan dapat berjalan dengan jujur dan adil (jurdil) sesuai aturan main yang berlaku. Saat ditanya mengenai langkah politik pribadinya ke depan, Alif merespons dengan seloroh santai. "Gas terus, cuma saya sendiri belum tahu ini mau maju ke mana nanti," tutup Alif.
Editor : Aspian Nur
Kamis, 16/07/2026
Momen saat Alif Turiadi (kanan) bertemu Rita Widyasari beberapa waktu lalu. (dokbappilugerindrakukar)
TERPOPULER