Sabtu, 13/06/2026
Sabtu, 13/06/2026
Bambang Soepriyadi bersama jajaran pengurus pusat yang secara aklamasi terpilih menjadi Ketua DPD Demokrat Kaltim.(Ainur/Korankaltim.com)
Sabtu, 13/06/2026

Bambang Soepriyadi bersama jajaran pengurus pusat yang secara aklamasi terpilih menjadi Ketua DPD Demokrat Kaltim.(Ainur/Korankaltim.com)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI DPD Partai Demokrat Kaltim yang berlangsung di Hotel Mercure, Samarinda, Jumat (12/6/2026) malam, resmi menetapkan Bambang Soepriyadi sebagai ketua terpilih.
Bambang sukses mengantongi dukungan penuh dan terpilih secara aklamasi untuk memimpin jalannya roda organisasi Demokrat Kaltim selama lima tahun ke depan, periode 2026-2031.
Kegiatan yang menjadi momentum krusial bagi partai berlambang mercy ini turut diikuti secara daring oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dalam arahannya, AHY melayangkan penegasan penting kepada seluruh peserta Musda mengenai urgensi menjaga soliditas organisasi sebagai modal utama menghadapi tantangan politik ke depan.
AHY juga menginstruksikan agar penguatan konsolidasi internal ini terus diperkuat hingga menyentuh tingkat akar rumput.
“Organisasi kita solid, bersatu, kokoh. Bukan berarti semua harus sama dalam pemikiran, tetapi mari kita terus mencari kesamaan tujuan. Ini rumah besar kita dan negara kita yang harus dirawat dengan hati serta pikiran yang jernih,” ujar AHY dalam sambutan daringnya.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron yang turut hadir langsung, menyampaikan bahwa pelaksanaan pesta lima tahunan tingkat daerah ini berjalan dengan sangat kondusif.
Musda ini menjadi momentum penting untuk menguatkan kembali silaturahmi, soliditas, dan solidaritas antarkader di Benua Etam.
Sesuai mekanisme Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, hasil usulan nama tunggal dari forum Musda ini selanjutnya akan diproses oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk ditetapkan secara resmi oleh Ketua Umum.
"Kami ingin Demokrat bukan hanya membangun wacana, tetapi berkiprah langsung di tengah masyarakat. Sebagai partai yang inklusif dan modern, kami juga membuka pintu selebar-lebarnya memberikan “karpet biru” bagi para tokoh masyarakat yang ingin bergabung, sepanjang memiliki loyalitas dan patuh pada aturan organisasi," jelas Herman Khaeron.
Menanggapi tantangan terkait dinamika perolehan kursi legislatif di wilayah Kalimantan, Herman menambahkan strategi pembenahan telah dituangkan ke dalam komitmen politik para kandidat di bawah kendali langsung pusat demi mengusung spirit filosofis, rapatkan barisan, bangun kekuatan
Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Irwan Fecho, menilai Musda ke-VI ini memiliki nilai historis yang matang karena bertepatan dengan momentum 25 tahun berdirinya Partai Demokrat.
Irwan pun memberikan apresiasi tinggi terhadap rekam jejak Bambang yang sudah tujuh tahun membersamai partai, baik sebagai Wakil Ketua hingga Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Kaltim.
"Beliau bukan kader kaleng-kaleng. Saya meyakini di bawah kepemimpinan Mas Bambang, sisi manajerial partai akan jauh lebih detail, bagus, dan kepemimpinannya semakin mengakar untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Kaltim," ungkap Irwan.
Melihat peta persaingan ke depan, mantan anggota DPR RI Komisi V ini tidak menampik adanya tantangan pragmatisme dalam kontestasi politik elektoral.
Usai dinyatakan terpilih secara resmi, Bambang Soepriyadi mengaku bersyukur sekaligus merasa lega atas amanah besar yang diletakkan di pundaknya.
Dia berkomitmen tinggi untuk langsung tancap gas menjalankan roda organisasi.
“Selain merasa lega, ini adalah amanah yang harus saya laksanakan. Tugas kita sekarang bagaimana membuat Demokrat di Kaltim menjadi lebih baik lagi, memajukan daerah, dan memenangkan kontestasi pemilu di 2029 mendatang,” tegas Bambang.
Pada kesempatan tersebut, Bambang juga meluruskan persepsi keliru di sebagian kalangan masyarakat yang menganggap dirinya merupakan figur luar daerah karena sebelumnya memegang mandat Plt Ketua dari jajaran pusat.
"Mungkin karena status Plt ketua itu biasanya dijabat orang pusat, sehingga ada anggapan saya bukan orang Kaltim. Padahal, saya lahir di Balikpapan, menempuh pendidikan di Kaltim, dan pernah berkarier sebagai ASN di Kutim sampai tahun 2018 sebelum akhirnya berhenti. Jadi, saya ini asli orang Kaltim," pungkasnya meluruskan isu tersebut.
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 13/06/2026
Bambang Soepriyadi bersama jajaran pengurus pusat yang secara aklamasi terpilih menjadi Ketua DPD Demokrat Kaltim.(Ainur/Korankaltim.com)
TERPOPULER