Sabtu, 01/08/2026
Sabtu, 01/08/2026
Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin (Rafik/Korankaltim.com).
Sabtu, 01/08/2026

Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin (Rafik/Korankaltim.com).
Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda didorong memanfaatkan dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pengembangan pengelolaan sampah menjadi energi. Langkah tersebut dinilai menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi timbunan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi.
Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup saat ini menjadikan pengolahan sampah menjadi energi sebagai salah satu prioritas nasional. Berbagai dukungan disiapkan, mulai dari regulasi, pendanaan hingga pembukaan peluang investasi bagi daerah. Pengelolaan sampah tidak lagi sebatas mengurangi volume limbah, tetapi harus diarahkan menjadi sektor yang produktif dan mampu menghasilkan energi maupun mendukung tumbuhnya industri baru.
“Pemerintah pusat telah menyiapkan ruang, termasuk membuka peluang bagi investor untuk ikut membangun pengelolaan sampah menjadi energi.
Tinggal bagaimana pemerintah daerah mempercepat eksekusinya,” katanya, Sabtu (1/8/2026). Samarinda memiliki peluang besar mengembangkan program tersebut mengingat volume sampah harian yang terus meningkat.
Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat perlu diperkuat agar seluruh persyaratan administrasi, regulasi, hingga skema pembiayaan dapat segera dipenuhi.
Sebagai wakil Kaltim di DPR RI, ia memastikan akan terus memfasilitasi komunikasi antara Pemerintah Kota Samarinda dengan Kementerian Lingkungan Hidup agar program pengelolaan sampah berbasis energi dapat direalisasikan lebih cepat.
“Potensinya sangat besar. Jika dikelola dengan baik, sampah tidak lagi menjadi beban lingkungan, tetapi berubah menjadi sumber energi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi daerah,” tutup Syafruddin.
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 01/08/2026
Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin (Rafik/Korankaltim.com).
TERPOPULER