Terbaru pada Sabtu (6/5/2023) hari ini Bacalon yang memasukan berkas adalah Zainal Arifin dan jadi Bacalon ke-7 dari total 21 bacalon yang memenuhi syarat dukungan minimal dan sebaran.
Tanggal 15 Mei nanti dilakukan vermin untuk mengecek keabsahan dokumen sebelum kemudian dilanjutkan ke tahapan perbaikan.
"Mulai 15 Mei baru akan dilakukan verifikasi kebenaran atau keabsahan dokumen yang dimasukkan ke kami setelah itu akan diberitahuan mengenai hasil pemeriksaan dokumen baru masuk ke jadwal masa perbaikan," kata Ketua KPU Kaltim Rudiansyah kepada Korankaltim.com sore tadi.
Masih ada 14 bacalon DPD yang telah mendapatkan tiket namun belum melakukan pendaftaran, ditunggu sampai 14 Mei pukul 23.59 nanti.
Zainal Arifin sendiri mengatakan kedatangan dirinya untuk mencalonkan ini merupakan pencalonan kedua dirinya sebagai calon senator.
Diketahui, Zainal merupakan petahana yang terpilih pada Pemilu tahun 2019 lalu dan saat ini masih menjabat.
"Periode yang akan datang ini motor saya dari daerah saatnya kita berbicara untuk Indonesia," ujar Zainal.
Saat ini memang waktunya warga daerah berbicara mengenai perannya di kancah nasional. Karena itu motto tersebut dijadikan sebagai prinsip, mengingat saat ini Kaltim merupakan salah satu penyumbang terbesar pendapatan ke negara namun pembangunannya justru masih sangat kurang.
Karenanya perlu ada orang yang memperjuangkan kepentingan daerah, diantarnya sebagai senator.
"Bersama-sama membangun Indonesia dengan mencoba untuk maju lagi karena masih banyak hal yang harus diperjuangkan bersama," ungkap Zainal.
Satu hal yang masih perlu diprjuangkan yakni terkait infrastruktur di Kaltim yang masih cenderung perlu perhatian lebih.
"Infrastruktur khususnya jalan sangat memprihatinkan, sesuai dengan apa yang diberikan Kaltim untuk Indonesia," tutup Zainal.
Editor Aspian Nur