Rapat tersebut dihadiri tim pemenangan Edi Damansyah- H Rendi Solihin serta Bawaslu.
Jumlah tersebut lebih sedikit 1,853 orang. Dibandingkan daftar pemilih sementara (DPS) yang sebelumnya diumumkan sebanyak 489.908 pemilih yang terbagi menjadi dua katagori, yakni laki-laki 253.706 pemilih dan perempuan 236.202 pemilih.
“Dari 18 kecamatan, ada perubahan dari DPSHP (Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan) ke DPT. Ada perubahan selisi sekitar 1,853 pemilih,”kata Nando-sapaan akrab-Erlyando Saputra.
Berkurangnya daftar pemilih, karena adanya data ganda, Tidak Memenuhi Syarat (TMS), laporan masyarakat dan saran perbaikan dari bawaslu. Kendati DPT sudah ditetapkan, KPU tetap mengakomodir warga yang belum masuk DPT. “Yang belum masuk DPT tetap akan didata, agar bisa mengunakan hak pilihnya dengan menggunakan KTP-el,”katanya.
Bahkan, KPU juga tetap mengakomodir warga yang masuk rumah sakit pada hari pencoblosan 9 Desember mendatang. “Jadi, dia akan masuk pemilih pindahan, yang ada di fomA5,” tambahnya.
Nando menambahkan, sebanyak 1.695 Tempat Pemungutan Suara TPS yang tersebar di 18 kecamatan di Kukar. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 4 TPS. “Penambahannya, ada di Tenggarong Seberang, Lapas Anak/Perempuan, Polres Kukar dan Lapas Kelas IIA Tenggarong,”tandasnya. (adv)
Penulis:sabri
Editor : Bambang Irawan