Senin, 22/06/2026
Senin, 22/06/2026
Ilustrasi. (Dok. Ai Gemini Flash/Muhammad Anshori).
Senin, 22/06/2026

Ilustrasi. (Dok. Ai Gemini Flash/Muhammad Anshori).
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor B-36/Umum/100.3.4/06/2026 yang menginstruksikan pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Kebijakan tersebut merupakan langkah strategis Pemkab Kukar dalam mengimplementasikan program nasional dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN).
Aulia menjelaskan, program ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menyiapkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045 melalui keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.
Melalui surat edaran itu, ia mengimbau seluruh pimpinan instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga perusahaan swasta di Kukar untuk memberikan kelonggaran aturan bagi pegawai laki-laki yang mengikuti kegiatan tersebut.
Para pimpinan juga diminta memberikan fleksibilitas waktu kerja atau dispensasi keterlambatan bagi pegawai yang mengantar anak ke sekolah atau mengambil rapor.
“Surat Edaran ini bertujuan untuk mempererat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini,” kata Aulia Rahman, Senin (22/6/2026).
Lanjutnya, kedekatan emosional yang terbangun lewat gerakan ini dinilai berdampak langsung pada tingkat percaya diri dan kesiapan mental anak di sekolah.
“Gerakan ini langsung diterapkan di periode pembagian rapor semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026 di bulan Juni 2026 ini,” sebutnya.
Kata dia, aksi ini akan berlanjut pada momentum hari pertama masuk sekolah Tahun Pelajaran Baru 2026/2027 pada bulan Juli 2026 mendatang.
Edaran ini mengikat seluruh elemen di Kukar, mulai dari ASN, perangkat desa, organisasi masyarakat, institusi swasta, hingga institusi pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMA sederajat.
Kepala sekolah di seluruh wilayah Kukar juga diinstruksikan untuk aktif menyosialisasikan jadwal sekolah kepada para orang tua agar gerakan ini berjalan optimal.
“Semoga Kukar jadi contoh daerah yang berani serius lawan fatherless. Kalau fondasi keluarga kuat dari sekarang, 2045 nanti Kukar tidak cuma melahirkan SDM cerdas, tapi juga berakhlak, bertanggung jawab, dan punya empati. Generasi emas dimulai dari ayah yang mau hadir,” tutupnya.
Editor: Erwin
Senin, 22/06/2026
Ilustrasi. (Dok. Ai Gemini Flash/Muhammad Anshori).
TERPOPULER