Plt Kepala Disdikbud Kukar Slamet Hadiraharjo menyebutkan, sekolah-sekolah yang direkomendasikan tadi dapat menunda pelaksanaannya jika persiapannya masih belum cukup matang. “Maka untuk sementara dipending dulu sambil menunggu kesiapannya,” ucapnya, Senin (27/9).
Kemarin, SMP Islam Terpadu (IT) Nurul Ilmi dan SD IT Nurul Ilmi di Kecamatan Tenggarong telah melaksanakannya sembari dalam pantauan Disdikbud Kukar.
Slamet melanjutkan, sekolah-sekolah ini sudah terpetakan dengan baik. Bagi yang belum siap masih diberikan waktu hingga Minggu depan.
Disebutkannya, rekomendasi untuk memulai PTM terbatas ini juga harus dilengkapi tandatangan persetujuan pelaksanaan PTM dari orang tua murid. Layanan belajar dalam jaringan masih disediakan oleh sekolah-sekolah tersebut jika orang tua siswa belum menghendaki anaknya mengikuti pelaksanaan PTM terbatas ini dengan alasan keselamatan.
Memang, rata-rata sekolah yang direkomendasikan adalah yang selama pelaksanaan pembelajaran daring mengalami kendala jaringan. Tentunya lokasi sekolah tersebut berada di daerah terpencil di mana mobilitas keluar masuk masyarakat cenderung rendah.
“Kemudian kesiapan sekolahnya untuk mendukung prokes ketat sudah tersedia, yang tenaga pendidik dan kependidikannya sudah mendapat vaksinasi,” ungkapnya.
penulis : */Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Selasa tanggal 28 September 2021
Plt Kepala Disdikbud Kukar Slamet Hadiraharjo menyebutkan, sekolah-sekolah yang direkomendasikan tadi dapat menunda pelaksanaannya jika persiapannya masih belum cukup matang. “Maka untuk sementara dipending dulu sambil menunggu kesiapannya,” ucapnya, Senin (27/9).
Kemarin, SMP Islam Terpadu (IT) Nurul Ilmi dan SD IT Nurul Ilmi di Kecamatan Tenggarong telah melaksanakannya sembari dalam pantauan Disdikbud Kukar.
Slamet melanjutkan, sekolah-sekolah ini sudah terpetakan dengan baik. Bagi yang belum siap masih diberikan waktu hingga Minggu depan.
Disebutkannya, rekomendasi untuk memulai PTM terbatas ini juga harus dilengkapi tandatangan persetujuan pelaksanaan PTM dari orang tua murid. Layanan belajar dalam jaringan masih disediakan oleh sekolah-sekolah tersebut jika orang tua siswa belum menghendaki anaknya mengikuti pelaksanaan PTM terbatas ini dengan alasan keselamatan.
Memang, rata-rata sekolah yang direkomendasikan adalah yang selama pelaksanaan pembelajaran daring mengalami kendala jaringan. Tentunya lokasi sekolah tersebut berada di daerah terpencil di mana mobilitas keluar masuk masyarakat cenderung rendah.
“Kemudian kesiapan sekolahnya untuk mendukung prokes ketat sudah tersedia, yang tenaga pendidik dan kependidikannya sudah mendapat vaksinasi,” ungkapnya.
penulis : */Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Selasa tanggal 28 September 2021