Mewakili Ketua Fraksi Partai Demokrat, DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani membeberkan bahwa saat ini kekeringan mulai terasa. Apalagi, kata dia, pada 2027 diprediksi akan mengalami fenomena super El Nino.
Hal itu menjadi sorotan karena dinilai berpotensi jauh lebih parah dibandingkan kondisi saat ini jika tidak segera diantisipasi secara matang.
“Tadi ada beberapa opsi dan tawaran penanganan yang akan dilakukan. Tapi, mengingat fiskal kita sekarang, dari Partai Demokrat mengharapkan adanya penanganan efektif dan efisien. Itu yang utama,” katanya, Senin (2/10/2026).
Terkait opsi dan skema penanganan yang akan ditempuh, pihak DPRD PPU menyatakan masih menunggu rumusan detail yang sedang dipersiapkan Perumda AMDT PPU, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta jajaran terkait.
“Saya pikir teman-teman DPRD akan mempertimbangkan situasi yang terjadi,” ujarnya.
Bijak berharap skema yang telah dibahas nantinya bisa menjadi jalan keluar dari permasalahan air baku yang akan dimanfaatkan masyarakat.
“Harapan kita ke depan ini bisa dirancang baik beserta rincian anggaran. Di situlah nanti duduk bersama yang akan menentukan skema mana yang mau kita gunakan,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Mewakili Ketua Fraksi Partai Demokrat, DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani membeberkan bahwa saat ini kekeringan mulai terasa. Apalagi, kata dia, pada 2027 diprediksi akan mengalami fenomena super El Nino.
Hal itu menjadi sorotan karena dinilai berpotensi jauh lebih parah dibandingkan kondisi saat ini jika tidak segera diantisipasi secara matang.
“Tadi ada beberapa opsi dan tawaran penanganan yang akan dilakukan. Tapi, mengingat fiskal kita sekarang, dari Partai Demokrat mengharapkan adanya penanganan efektif dan efisien. Itu yang utama,” katanya, Senin (2/10/2026).
Terkait opsi dan skema penanganan yang akan ditempuh, pihak DPRD PPU menyatakan masih menunggu rumusan detail yang sedang dipersiapkan Perumda AMDT PPU, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta jajaran terkait.
“Saya pikir teman-teman DPRD akan mempertimbangkan situasi yang terjadi,” ujarnya.
Bijak berharap skema yang telah dibahas nantinya bisa menjadi jalan keluar dari permasalahan air baku yang akan dimanfaatkan masyarakat.
“Harapan kita ke depan ini bisa dirancang baik beserta rincian anggaran. Di situlah nanti duduk bersama yang akan menentukan skema mana yang mau kita gunakan,” pungkasnya.
Editor: Erwin