Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Kebakaran menghanguskan dua rumah warga di RT 06 Desa Tukung Ritan, Kecamatan Tabang, Selasa (27/10/2026) malam.
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Kebakaran menghanguskan dua rumah warga di RT 06 Desa Tukung Ritan, Kecamatan Tabang, Selasa (27/10/2026) malam.
Sekretaris Camat Tabang, Priasmori IB Zeth, mengatakan kebakaran diduga dipicu kelalaian saat memasak. Api disebut berasal dari bagian depan rumah, tempat aktivitas memasak berlangsung.
“Awalnya itu korban tidak ada. Cuma asal api itu, warga ada masak tidak tahu masak apa tapi posisi mereka masak itu di depan, saat ke dapur tiba-tiba api besar,” ujar Priasmori, kepada KoranKaltim.com, Rabu (28/10/2026).
Ia menjelaskan, saat kejadian, pemilik rumah justru sedang berada di area dapur, sementara aktivitas memasak berlangsung di bagian depan. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan di sekitar lokasi kejadian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Upaya pemadaman juga langsung bergerak cepat dengan mengerahkan tim trantib kecamatan serta bantuan unit pemadam kebakaran dari perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah sekitar.
“Sudah didatangi, bawa pemadam juga dari perusahaan, dan sudah padam tadi malam. Jadi yang terdampak itu dua rumah dekat jembatan di Tukung Ritan itu, jembatan yang baru diresmikan kemarin,” ungkapnya.
Akibat peristiwa kebakaran ini kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan instruksi langsung dari Camat Tabang, Asmi Riyandi Elvandar, unit Pemadam Kebakaran dari Posko Tabang bergerak cepat menuju titik pusat kebakaran. Perjalanan tim pemadam sempat mengalami hambatan teknis di lapangan. Armada harus terlebih dahulu berjibaku memadamkan kobaran api akibat kebakaran lahan yang melanda pinggir jalan poros.
Beruntung, lokasi kebakaran lahan tersebut berada jauh dari perumahan warga sehingga tidak langsung mengancam keselamatan penduduk.
Setelah penanganan dan sterilisasi di jalur poros tersebut rampung, unit pemadam langsung tancap gas melanjutkan perjalanan menuju titik utama kebakaran di pemukiman warga Desa Tukung Ritan. Dalam peristiwa ini api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.36 Wita.
Editor: Erwin
Sekretaris Camat Tabang, Priasmori IB Zeth, mengatakan kebakaran diduga dipicu kelalaian saat memasak. Api disebut berasal dari bagian depan rumah, tempat aktivitas memasak berlangsung.
“Awalnya itu korban tidak ada. Cuma asal api itu, warga ada masak tidak tahu masak apa tapi posisi mereka masak itu di depan, saat ke dapur tiba-tiba api besar,” ujar Priasmori, kepada KoranKaltim.com, Rabu (28/10/2026).
Ia menjelaskan, saat kejadian, pemilik rumah justru sedang berada di area dapur, sementara aktivitas memasak berlangsung di bagian depan. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan di sekitar lokasi kejadian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Upaya pemadaman juga langsung bergerak cepat dengan mengerahkan tim trantib kecamatan serta bantuan unit pemadam kebakaran dari perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah sekitar.

“Sudah didatangi, bawa pemadam juga dari perusahaan, dan sudah padam tadi malam. Jadi yang terdampak itu dua rumah dekat jembatan di Tukung Ritan itu, jembatan yang baru diresmikan kemarin,” ungkapnya.
Akibat peristiwa kebakaran ini kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan instruksi langsung dari Camat Tabang, Asmi Riyandi Elvandar, unit Pemadam Kebakaran dari Posko Tabang bergerak cepat menuju titik pusat kebakaran. Perjalanan tim pemadam sempat mengalami hambatan teknis di lapangan. Armada harus terlebih dahulu berjibaku memadamkan kobaran api akibat kebakaran lahan yang melanda pinggir jalan poros.
Beruntung, lokasi kebakaran lahan tersebut berada jauh dari perumahan warga sehingga tidak langsung mengancam keselamatan penduduk.

Setelah penanganan dan sterilisasi di jalur poros tersebut rampung, unit pemadam langsung tancap gas melanjutkan perjalanan menuju titik utama kebakaran di pemukiman warga Desa Tukung Ritan. Dalam peristiwa ini api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.36 Wita.
Editor: Erwin











187 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT
28 Okt 2026, 16:32:49 WIB • Kedalaman 10 km
Tidak berpotensi tsunami
Sumber: BMKG
