Dalam kecelakaan tersebut, seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas itu sempat terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Rekaman berdurasi 1 menit 34 detik yang beredar memperlihatkan truk tangki berwarna putih biru menabrak sepeda motor yang ditumpangi ibu dan anak tersebut.
Benturan keras membuat sepeda motor beserta kedua penumpangnya terjatuh ke badan jalan. Dalam rekaman itu, truk tangki terlihat melindas korban yang terjatuh. Insiden tersebut pun berujung tragis dengan meninggalnya korban yang masih berusia sekolah dasar.
Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Ipda Roy Sihombing, membenarkan kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang murid SD tersebut. Ia mengatakan, anggota piket langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi kejadian.
“Setelah kami dapat informasi itu, anggota piket langsung menuju ke lokasi, karena memang jarak TKP tidak jauh. Jadi, memang sempat dengar juga makanya anggota langsung ke sana mengamankan lokasi kejadian,” ungkap Roy saat dihubungi melalui telepon.
Menurutnya, penanganan awal difokuskan pada pengamanan lokasi dan pengaturan arus lalu lintas. Langkah itu dilakukan karena kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan di sekitar tempat kejadian.
“Anggota kami datang langsung mengatur lalu lintas, supaya tidak terjadi kemacetan,” sebutnya.
Selain mengatur lalu lintas, polisi juga mengamankan sopir truk tangki BBM beserta kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Sepeda motor yang ditumpangi korban turut diamankan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.
Roy menjelaskan, penanganan kecelakaan selanjutnya diserahkan kepada Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polresta Samarinda.
“Kami hanya melakukan penanganan awal saja, dan saat ini sopir truk sudah kami serahkan ke Unit Laka Lantas,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, sopir truk tangki BBM masih menjalani pemeriksaan oleh Unit Laka Lantas Polresta Samarinda. Adapun penyebab pasti kecelakaan tersebut masih menunggu hasil penanganan lebih lanjut dari kepolisian.
Editor: Erwin
Dalam kecelakaan tersebut, seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas itu sempat terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Rekaman berdurasi 1 menit 34 detik yang beredar memperlihatkan truk tangki berwarna putih biru menabrak sepeda motor yang ditumpangi ibu dan anak tersebut.
Benturan keras membuat sepeda motor beserta kedua penumpangnya terjatuh ke badan jalan. Dalam rekaman itu, truk tangki terlihat melindas korban yang terjatuh. Insiden tersebut pun berujung tragis dengan meninggalnya korban yang masih berusia sekolah dasar.
Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Ipda Roy Sihombing, membenarkan kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang murid SD tersebut. Ia mengatakan, anggota piket langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi kejadian.
“Setelah kami dapat informasi itu, anggota piket langsung menuju ke lokasi, karena memang jarak TKP tidak jauh. Jadi, memang sempat dengar juga makanya anggota langsung ke sana mengamankan lokasi kejadian,” ungkap Roy saat dihubungi melalui telepon.
Menurutnya, penanganan awal difokuskan pada pengamanan lokasi dan pengaturan arus lalu lintas. Langkah itu dilakukan karena kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan di sekitar tempat kejadian.
“Anggota kami datang langsung mengatur lalu lintas, supaya tidak terjadi kemacetan,” sebutnya.
Selain mengatur lalu lintas, polisi juga mengamankan sopir truk tangki BBM beserta kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Sepeda motor yang ditumpangi korban turut diamankan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.
Roy menjelaskan, penanganan kecelakaan selanjutnya diserahkan kepada Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polresta Samarinda.
“Kami hanya melakukan penanganan awal saja, dan saat ini sopir truk sudah kami serahkan ke Unit Laka Lantas,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, sopir truk tangki BBM masih menjalani pemeriksaan oleh Unit Laka Lantas Polresta Samarinda. Adapun penyebab pasti kecelakaan tersebut masih menunggu hasil penanganan lebih lanjut dari kepolisian.
Editor: Erwin