Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Tiga tempat hiburan malam (THM) di Kota Samarinda disambangi tim gabungan saat aktivitas malam masih berlangsung pada Minggu (18/10/2026) dini hari tadi.
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Tiga tempat hiburan malam (THM) di Kota Samarinda disambangi tim gabungan saat aktivitas malam masih berlangsung pada Minggu (18/10/2026) dini hari tadi.
Petugas menyisir ketiga THM itu untuk melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap pengunjung sekaligus memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika di tempat tersebut.
Ketiga lokasi yang menjadi sasaran razia oleh Polresta Samarinda bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur, BNNK Samarinda, serta sejumlah pemangku kepentingan itu adalah W Super Club, Deluxe dan Angel Wings.
Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kaltim Kombes Pol Tejo Yuantoro mengatakan, razia itu merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam.
“Ada tiga tempat, pertama W Super Club, Deluxe, dan Angel Wings. Alhamdulillah, hasilnya zero, nol. Tidak ada yang positif,” ujar Tejo.
Pengawasan terhadap tempat hiburan malam akan tetap dilakukan meskipun tidak ada program khusus yang sedang berjalan.
“Ini untuk melaksanakan program 100 hari Kapolri yang baru. Walaupun tidak ada program juga tapi kami tetap razia,” tegasnya.
Dalam operasi tersebut, petugas mengambil sampel urine dari pengunjung di masing-masing tempat. Di W Super Club, sekitar 15 orang menjalani pemeriksaan, kemudian 10 orang di lokasi berikutnya, dan sekitar 20 orang di tempat ketiga. Dengan demikian, total sekitar 45 orang menjalani tes urine dalam rangkaian razia tersebut.
“Selain tes urine untuk narkotika, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap sampel yang diduga berkaitan dengan etomidate. Dari hasil pemeriksaan di tiga tempat hiburan malam tersebut, semuanya negatif,” katanya
Pemeriksaan sampel terkait etomidate dalam operasi itu juga tidak menunjukkan hasil positif.
“Pemeriksaan etomidate bisa dilakukan melalui urine, bisa juga menggunakan metode swab melalui hidung, maupun metode pemeriksaan lainnya, tergantung alat dan prosedur yang digunakan,” terang Tejo.
Meski seluruh hasil pemeriksaan dalam razia tersebut nihil, pengawasan terhadap tempat hiburan malam tetap menjadi bagian dari upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Samarinda.
“Pengawasan terhadap tempat hiburan malam akan terus kami lakukan bersama Polresta Samarinda, BNNK Samarinda, dan stakeholder terkait sebagai upaya mencegah penyalahgunaan narkotika maupun zat berbahaya lainnya,” pungkas Tejo.
Editor: Aspian Nur
Petugas menyisir ketiga THM itu untuk melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap pengunjung sekaligus memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika di tempat tersebut.
Ketiga lokasi yang menjadi sasaran razia oleh Polresta Samarinda bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur, BNNK Samarinda, serta sejumlah pemangku kepentingan itu adalah W Super Club, Deluxe dan Angel Wings.
Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kaltim Kombes Pol Tejo Yuantoro mengatakan, razia itu merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam.
“Ada tiga tempat, pertama W Super Club, Deluxe, dan Angel Wings. Alhamdulillah, hasilnya zero, nol. Tidak ada yang positif,” ujar Tejo.

Pengawasan terhadap tempat hiburan malam akan tetap dilakukan meskipun tidak ada program khusus yang sedang berjalan.
“Ini untuk melaksanakan program 100 hari Kapolri yang baru. Walaupun tidak ada program juga tapi kami tetap razia,” tegasnya.
Dalam operasi tersebut, petugas mengambil sampel urine dari pengunjung di masing-masing tempat. Di W Super Club, sekitar 15 orang menjalani pemeriksaan, kemudian 10 orang di lokasi berikutnya, dan sekitar 20 orang di tempat ketiga. Dengan demikian, total sekitar 45 orang menjalani tes urine dalam rangkaian razia tersebut.
“Selain tes urine untuk narkotika, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap sampel yang diduga berkaitan dengan etomidate. Dari hasil pemeriksaan di tiga tempat hiburan malam tersebut, semuanya negatif,” katanya
Pemeriksaan sampel terkait etomidate dalam operasi itu juga tidak menunjukkan hasil positif.
“Pemeriksaan etomidate bisa dilakukan melalui urine, bisa juga menggunakan metode swab melalui hidung, maupun metode pemeriksaan lainnya, tergantung alat dan prosedur yang digunakan,” terang Tejo.
Meski seluruh hasil pemeriksaan dalam razia tersebut nihil, pengawasan terhadap tempat hiburan malam tetap menjadi bagian dari upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Samarinda.
“Pengawasan terhadap tempat hiburan malam akan terus kami lakukan bersama Polresta Samarinda, BNNK Samarinda, dan stakeholder terkait sebagai upaya mencegah penyalahgunaan narkotika maupun zat berbahaya lainnya,” pungkas Tejo.
Editor: Aspian Nur








Pusat gempa berada di darat 39 km selatan Morowali Utara
17 Okt 2026, 22:45:27 WIB • Kedalaman 5 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG