Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Sebuah mobil Nissan Grand Livina bernomor polisi KT 1586 QL terbakar di Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu (14/10/2026) malam.
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Sebuah mobil Nissan Grand Livina bernomor polisi KT 1586 QL terbakar di Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu (14/10/2026) malam.
Api diduga berasal dari arus pendek pada bagian depan kendaraan setelah mobil mengalami gangguan.
Peristiwa tersebut sempat membuat pengemudi dan keluarganya panik. Mereka bergegas menyelamatkan diri setelah melihat percikan api muncul dari bagian depan mobil.
Pemilik kendaraan, Yuswardi, mengatakan mobilnya tidak mengalami kendala sebelum kejadian. Kendaraan itu digunakan untuk perjalanan dari Samarinda menuju Separi pada pagi hari.
“Sebenarnya mobil ini tidak ada kendala terkait masalah kerusakan apa pun. Kondisi mobil normal. Memang kami pagi berangkat dari Samarinda ke Separi,” ujar Yuswardi.
Namun, setelah perjalanan pulang, mobil mendadak mengalami gangguan. Kendaraan tersebut tidak lagi berfungsi ketika pedal gas diinjak. Tak lama kemudian, percikan api terlihat dari bagian depan mobil.
“Setelah pulang dari Separi, kami tidak tahu, ternyata mobil ketika digas sudah tidak berfungsi lagi. Tahu-tahu ada percikan api dari bagian depan,” katanya.
Yuswardi menduga api berasal dari aki kendaraan. Namun, ia mengaku tidak dapat memastikan penyebabnya karena situasi saat itu membuat dirinya dan keluarga panik untuk segera menyelamatkan diri.
“Tiba-tiba api muncul, kemungkinan dari aki. Kami juga panik menurunkan keluarga yang ada di dalam mobil itu,” ungkapnya.
Narahubung Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda Hery Suhendra mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 21.23 Wita melalui Pusat Komunikasi (Puskom).
“Sebanyak tiga unit kendaraan kami kerahkan ke lokasi, terdiri atas dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan respons cepat, dengan total 12 personel dari Posko 1,” kata Hery
Ia menjelaskan, kebakaran tersebut menghanguskan satu unit mobil. Berdasarkan pendataan awal, tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
“Dugaan sementara, kebakaran disebabkan arus pendek pada bagian depan mobil. Namun, untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian,” tutupnya.
Editor: Erwin
Api diduga berasal dari arus pendek pada bagian depan kendaraan setelah mobil mengalami gangguan.
Peristiwa tersebut sempat membuat pengemudi dan keluarganya panik. Mereka bergegas menyelamatkan diri setelah melihat percikan api muncul dari bagian depan mobil.
Pemilik kendaraan, Yuswardi, mengatakan mobilnya tidak mengalami kendala sebelum kejadian. Kendaraan itu digunakan untuk perjalanan dari Samarinda menuju Separi pada pagi hari.
“Sebenarnya mobil ini tidak ada kendala terkait masalah kerusakan apa pun. Kondisi mobil normal. Memang kami pagi berangkat dari Samarinda ke Separi,” ujar Yuswardi.

Namun, setelah perjalanan pulang, mobil mendadak mengalami gangguan. Kendaraan tersebut tidak lagi berfungsi ketika pedal gas diinjak. Tak lama kemudian, percikan api terlihat dari bagian depan mobil.
“Setelah pulang dari Separi, kami tidak tahu, ternyata mobil ketika digas sudah tidak berfungsi lagi. Tahu-tahu ada percikan api dari bagian depan,” katanya.
Yuswardi menduga api berasal dari aki kendaraan. Namun, ia mengaku tidak dapat memastikan penyebabnya karena situasi saat itu membuat dirinya dan keluarga panik untuk segera menyelamatkan diri.
“Tiba-tiba api muncul, kemungkinan dari aki. Kami juga panik menurunkan keluarga yang ada di dalam mobil itu,” ungkapnya.

Narahubung Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda Hery Suhendra mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 21.23 Wita melalui Pusat Komunikasi (Puskom).
“Sebanyak tiga unit kendaraan kami kerahkan ke lokasi, terdiri atas dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan respons cepat, dengan total 12 personel dari Posko 1,” kata Hery
Ia menjelaskan, kebakaran tersebut menghanguskan satu unit mobil. Berdasarkan pendataan awal, tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
“Dugaan sementara, kebakaran disebabkan arus pendek pada bagian depan mobil. Namun, untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian,” tutupnya.
Editor: Erwin









Pusat gempa berada di laut 53 km utara Ruteng, Manggarai
14 Okt 2026, 17:30:57 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG