Pencarian difokuskan pada tiga titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam, dengan radius masing-masing 10 meter.
Koordinator Pos SAR Samarinda Aries Setiawan mengatakan, metode penyelaman dipilih untuk menjangkau area di dalam genangan air yang dicurigai menjadi lokasi korban. Hingga proses pencarian berlangsung, tim telah melaksanakan tiga sorti penyelaman.
“Untuk lokasi kejadian, kami melakukan pencarian menggunakan teknik penyelaman. Saat ini sudah dilaksanakan tiga sorti penyelaman di titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam,” ujar Aries.
Ia menjelaskan, tim telah menentukan tiga titik pencarian dengan radius masing-masing sekitar 10 meter. Penentuan titik tersebut dilakukan untuk memfokuskan penyisiran di area yang dicurigai menjadi tempat korban tenggelam.
Laporan kejadian diterima Basarnas sekitar pukul 13.30 Wita. Informasi awal menyebutkan seorang anak tenggelam saat bermain bersama teman-temannya di bekas galian tambang tersebut.
Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, dan relawan langsung melakukan upaya pencarian di lokasi.
Aries menjelaskan, sejauh ini tidak terdapat kendala berarti dalam pelaksanaan pencarian. Tim berharap korban dapat segera ditemukan sebelum kondisi gelap menyulitkan operasi.
“Sejauh ini kendalanya tidak ada yang berarti. Harapannya, korban bisa segera ditemukan sebelum hari gelap,” katanya.
Jika korban belum ditemukan hingga malam, tim tidak melanjutkan penyelaman dan akan melakukan pemantauan serta bersiaga di lokasi.
Diketahui, bocah tersebut merupakan warga RT 02 Talang Sari. Berdasarkan informasi awal, bocah berusia 12 tahun itu bermain bersama lima anak lainnya sebelum dilaporkan tenggelam sekitar pukul 13.30 Wita.
“Pencarian masih kami fokuskan pada titik-titik yang sudah ditentukan, terutama area yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Pencarian difokuskan pada tiga titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam, dengan radius masing-masing 10 meter.
Koordinator Pos SAR Samarinda Aries Setiawan mengatakan, metode penyelaman dipilih untuk menjangkau area di dalam genangan air yang dicurigai menjadi lokasi korban. Hingga proses pencarian berlangsung, tim telah melaksanakan tiga sorti penyelaman.
“Untuk lokasi kejadian, kami melakukan pencarian menggunakan teknik penyelaman. Saat ini sudah dilaksanakan tiga sorti penyelaman di titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam,” ujar Aries.
Ia menjelaskan, tim telah menentukan tiga titik pencarian dengan radius masing-masing sekitar 10 meter. Penentuan titik tersebut dilakukan untuk memfokuskan penyisiran di area yang dicurigai menjadi tempat korban tenggelam.
Laporan kejadian diterima Basarnas sekitar pukul 13.30 Wita. Informasi awal menyebutkan seorang anak tenggelam saat bermain bersama teman-temannya di bekas galian tambang tersebut.
Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, dan relawan langsung melakukan upaya pencarian di lokasi.
Aries menjelaskan, sejauh ini tidak terdapat kendala berarti dalam pelaksanaan pencarian. Tim berharap korban dapat segera ditemukan sebelum kondisi gelap menyulitkan operasi.
“Sejauh ini kendalanya tidak ada yang berarti. Harapannya, korban bisa segera ditemukan sebelum hari gelap,” katanya.
Jika korban belum ditemukan hingga malam, tim tidak melanjutkan penyelaman dan akan melakukan pemantauan serta bersiaga di lokasi.
Diketahui, bocah tersebut merupakan warga RT 02 Talang Sari. Berdasarkan informasi awal, bocah berusia 12 tahun itu bermain bersama lima anak lainnya sebelum dilaporkan tenggelam sekitar pukul 13.30 Wita.
“Pencarian masih kami fokuskan pada titik-titik yang sudah ditentukan, terutama area yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam,” pungkasnya.
Editor: Erwin