Korban ditemukan sekitar pukul 19.15 Wita dalam kondisi meninggal dunia, berjarak sekitar 10 meter dari titik yang diduga menjadi lokasi awal tenggelam.
Koordinator Pos SAR Samarinda Aries Setiawan mengatakan, pencarian dilakukan dengan memusatkan penyisiran pada area yang telah ditentukan berdasarkan perkiraan titik tenggelamnya korban.
“Pada pukul 19.15 Wita, alhamdulillah korban ditemukan oleh tim SAR gabungan. Jarak penemuan kurang lebih 10 meter dari lokasi kejadian,” ujarnya.
Sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan melakukan penyisiran dan penyelaman untuk memeriksa sejumlah titik di bawah permukaan air. Pencarian difokuskan pada radius sekitar 10 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP).
“Hingga pukul 18.00 Wita, korban belum ditemukan. Tim SAR gabungan kemudian melanjutkan pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada pukul 19.15 Wita,” tambahnya.
Dalam operasi tersebut, Basarnas mengerahkan dua personel penyelam yang dibantu unsur SAR gabungan lainnya, termasuk TNI-Polri dan relawan.
Aries memastikan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Setelah berhasil dievakuasi dari danau, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka.
“Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, saat ini sudah dievakuasi ke rumah duka,” tutupnya.
Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam saat bermain bersama lima temannya di sekitar danau bekas galian tambang tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima tim SAR, korban diduga tidak bisa berenang. Teman-temannya sempat berusaha memberikan pertolongan, tetapi tidak berhasil menjangkau korban.
Editor: Erwin
Korban ditemukan sekitar pukul 19.15 Wita dalam kondisi meninggal dunia, berjarak sekitar 10 meter dari titik yang diduga menjadi lokasi awal tenggelam.
Koordinator Pos SAR Samarinda Aries Setiawan mengatakan, pencarian dilakukan dengan memusatkan penyisiran pada area yang telah ditentukan berdasarkan perkiraan titik tenggelamnya korban.
“Pada pukul 19.15 Wita, alhamdulillah korban ditemukan oleh tim SAR gabungan. Jarak penemuan kurang lebih 10 meter dari lokasi kejadian,” ujarnya.
Sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan melakukan penyisiran dan penyelaman untuk memeriksa sejumlah titik di bawah permukaan air. Pencarian difokuskan pada radius sekitar 10 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP).
“Hingga pukul 18.00 Wita, korban belum ditemukan. Tim SAR gabungan kemudian melanjutkan pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada pukul 19.15 Wita,” tambahnya.
Dalam operasi tersebut, Basarnas mengerahkan dua personel penyelam yang dibantu unsur SAR gabungan lainnya, termasuk TNI-Polri dan relawan.
Aries memastikan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Setelah berhasil dievakuasi dari danau, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka.
“Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, saat ini sudah dievakuasi ke rumah duka,” tutupnya.
Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam saat bermain bersama lima temannya di sekitar danau bekas galian tambang tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima tim SAR, korban diduga tidak bisa berenang. Teman-temannya sempat berusaha memberikan pertolongan, tetapi tidak berhasil menjangkau korban.
Editor: Erwin