Penulis: Muhammad Solih Januar
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Operasi Sarang Narkoba yang menjadi perintah Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jendral Polisi Ario Seyo digelar serentak di seluruh Indonesia termasuk di Kota Balikpapan.
Penulis: Muhammad Solih Januar
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Operasi Sarang Narkoba yang menjadi perintah Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jendral Polisi Ario Seyo digelar serentak di seluruh Indonesia termasuk di Kota Balikpapan.
Untuk di Kota Minyak, petugas menyisir kampung yang dikenal sebagai kampung narkoba, yaitu di kawasan Gunung Bugis, Kecamatan Balikpapan Utara, kampung ini sudah dari dulu dikenal rawan akan peredaran narkoba.
Dalam operasi ini, ada puluhan orang digelandang polisi, mereka di angkut menggunakan truk untuk di bawa menuju ke Kantor Polsek Balikpapan Barat. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan barang bukti, berupa sabu, senjata tajam hingga sepeda motor.
Saat sepeda motor yang dijadikan barang bukti di bawa masuk ke kantor Polsek Balikpapan Barat, terlihat salah satu kendaraan memiliki plat merah dengan nomor polisi KT 5517 A. Motor yang di bawa masuk itu, merupakan kendaraan mereka yang dinyatakan positif saat digelar tes urine.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu mengatakan bahwa untuk pengguna kendaraan itu untuk sementara masih didalami oleh petugas kepolisian.
“Nanti teman-teman dari Polresta Balikpapan, khususnya Satlantas dan penyidik akan melakukan verifikasi,” jelasnya, Minggu (11/10/2026).
Dalam operasi yang digelar Jumat hingga Sabtu dini hari itu, petugas sedikitnya mengamankan 58 orang dari kawasan Gunung Bugis, dan Jalan Borobudur. Mereka semua di gelandangan menuju Polsek untuk menjalani pemeriksaan urine.
“Dari 58 orang ini, ada 48 orang yang positif diduga menggunakan narkoba,” tuturnya.
Romylus mengatakan, untuk mereka yang positif ini, kemudian dibawa menuju Polresta Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas Satresnarkoba Polresta Balikpapan.
Romylus menegaskan, Operasi Sarang Narkoba ini menyasar mulai dari bandar, pengedar, kurir dan pengguna narkotika serta senjata tajam.
“Dan kami juga menemukan sajam, maka akan ditindak oleh Satreskrim Polresta Balikpapan,” tuturnya.
Editor: Erwin
Untuk di Kota Minyak, petugas menyisir kampung yang dikenal sebagai kampung narkoba, yaitu di kawasan Gunung Bugis, Kecamatan Balikpapan Utara, kampung ini sudah dari dulu dikenal rawan akan peredaran narkoba.
Dalam operasi ini, ada puluhan orang digelandang polisi, mereka di angkut menggunakan truk untuk di bawa menuju ke Kantor Polsek Balikpapan Barat. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan barang bukti, berupa sabu, senjata tajam hingga sepeda motor.
Saat sepeda motor yang dijadikan barang bukti di bawa masuk ke kantor Polsek Balikpapan Barat, terlihat salah satu kendaraan memiliki plat merah dengan nomor polisi KT 5517 A. Motor yang di bawa masuk itu, merupakan kendaraan mereka yang dinyatakan positif saat digelar tes urine.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu mengatakan bahwa untuk pengguna kendaraan itu untuk sementara masih didalami oleh petugas kepolisian.

“Nanti teman-teman dari Polresta Balikpapan, khususnya Satlantas dan penyidik akan melakukan verifikasi,” jelasnya, Minggu (11/10/2026).
Dalam operasi yang digelar Jumat hingga Sabtu dini hari itu, petugas sedikitnya mengamankan 58 orang dari kawasan Gunung Bugis, dan Jalan Borobudur. Mereka semua di gelandangan menuju Polsek untuk menjalani pemeriksaan urine.
“Dari 58 orang ini, ada 48 orang yang positif diduga menggunakan narkoba,” tuturnya.
Romylus mengatakan, untuk mereka yang positif ini, kemudian dibawa menuju Polresta Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas Satresnarkoba Polresta Balikpapan.
Romylus menegaskan, Operasi Sarang Narkoba ini menyasar mulai dari bandar, pengedar, kurir dan pengguna narkotika serta senjata tajam.
“Dan kami juga menemukan sajam, maka akan ditindak oleh Satreskrim Polresta Balikpapan,” tuturnya.
Editor: Erwin








193 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR
11 Okt 2026, 10:30:20 WIB • Kedalaman 10 km
Tidak berpotensi tsunami
Sumber: BMKG