Kamis, 06/08/2026
Kamis, 06/08/2026
Belasan motor yang telah disita Satlantas Kukar. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
Kamis, 06/08/2026

Belasan motor yang telah disita Satlantas Kukar. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar operasi penertiban balap liar di jalur poros Tenggarong–Samarinda, Rabu (5/8/2026) dini hari.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 12 unit sepeda motor beserta pengendaranya yang diduga terlibat dalam aktivitas balap liar.
Para pelanggar yang diamankan didominasi pemuda berusia 16 hingga 22 tahun. Sebagian di antaranya masih berstatus pelajar dan tergolong di bawah umur.
Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, menegaskan, tindakan tegas ini diambil setelah menerima banyaknya aduan dari masyarakat yang merasa terancam keselamatannya saat melintasi jalur poros tersebut.
Kepolisian pun menyiapkan sanksi pembinaan dan kendaraan mereka ditahan di selama dua sampai tiga bulan.
“Knalpot brong dan ban yang tak standar wajib diganti ke setelan pabrik di tempat oleh pemiliknya sebelum motor diizinkan pulang. Kami juga panggil seluruh orang tua atau wali dari para pelaku balapan liar untuk ke kantor Satlantas,” ungkapnya.
Khusus bagi pelaku yang masih berstatus pelajar, kata dia, Satlantas berkoordinasi langsung dengan pihak guru dan kepala sekolah guna memberikan sanksi pembinaan disiplin yang berat.
“Jika kita hanya melihat dari kacamata pelanggaran lalu lintas saja, penanganan ini tidak akan efektif. Ini adalah masalah masa depan generasi muda kita,” tambahnya.
Selain itu, Satlantas Kukar juga menyoroti adanya fenomena baru yang ikut dibongkar oleh pihak kepolisian. Maraknya aksi ugal-ugalan ini ternyata diduga dipicu oleh kehadiran para fotografer amatir di pinggir jalan yang berburu konten visual cornering atau menikung ekstrem.
AKP Ahmad Fandoli pun memberikan peringatan keras kepada para pembuat konten di sepanjang jalur poros.
“Kami sudah mengimbau para fotografer di jalanan. Kalau melihat anak-anak ini kebut-kebutan, jangan dikasih video dan fotonya. Itu justru jadi motivasi sesat bagi anak muda untuk merasa keren di jalanan, padahal mereka sedang menjemput maut,” ucapnya.
Sebagai langkah preventif jangka panjang, Satlantas Polres Kukar bersama personel Samapta dan tim Piket 110 kini memperketat barikade pengamanan di titik-titik krusial Kota Tenggarong.
Pihak kepolisian bakal rutin menggelar penyekatan total di Simpang Lembu Suwana setiap Sabtu dan Minggu akhir pekan mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WITA. Langkah ini dirancang khusus untuk memotong arus pergerakan anak muda dari arah Samarinda yang berniat melakukan aksi kebut-kebutan menuju Tenggarong.
“Kami minta para orang tua untuk tegas melarang anaknya keluar malam jika tidak ada keperluan mendesak, terutama jika belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Masyarakat yang melihat adanya balap liar atau tindak kriminalitas di jalanan diminta untuk segera menghubungi pusat aduan cepat di Call Center 110,” tutupnya.
Editor: Erwin
Kamis, 06/08/2026
Belasan motor yang telah disita Satlantas Kukar. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
TERPOPULER