Jumat, 31/07/2026
Jumat, 31/07/2026
upaya pencarian korban dan barang-barang korban yang masih tertinggal di lokasi kejadian (kecamatankembangjanggut.dok)
Jumat, 31/07/2026

upaya pencarian korban dan barang-barang korban yang masih tertinggal di lokasi kejadian (kecamatankembangjanggut.dok)
Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Seorang pekerja perkebunan kelapa sawit dilaporkan hilang saat menjalankan aktivitas di areal kebun plasma PT Tunas Prima Sejahtera (TPS), Blok K15 Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pekerja pria yang dikabarkan hilang itu bernama Julitu Dasilfa Suwares, berusia 35 tahun warga Jalan Berambai RT 29, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara.
Informasi yang dihimpun media ini, Julitu Dasilfa Suwares yang kesehariannya disapa Ali itu terakhir kali terlihat pada Rabu (29/7/2026) dua hari lalu sekitar pukul 13.00 WITA saat melakukan pekerjaan pruning atau pemangkasan di areal kebun kelapa sawit PT TPS.
Namun sekitar pukul 17.00 WITA teman kerja yang hendak mengajaknya pulang tidak lagi menemukan keberadaan Ali di lokasi kerja. Pencarian awal yang dilakukan hingga malam hari belum membuahkan hasil.
Upaya pencarian kemudian dilanjutkan secara intensif oleh karyawan PT TPS bersama masyarakat dengan menyisir blok-blok kebun sawit dan aliran sungai di sekitar lokasi. Meski telah berlangsung hingga Kamis (30/7/2026) malam tadi pukul 19.00 WITA Ali masih belum ditemukan.
Hingga Jumat (31/7/2026) hari ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh aparat bersama pihak perusahaan dan masyarakat. Pihak perusahaan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polsek Kembang Janggut sekitar pukul 20.30 WITA.
Di lokasi terakhir tempatnya bekerja, petugas menemukan sejumlah barang milik Ali diantaranya sebuah sepeda motor bebek serta sebuah tas berwarna merah yang berisi dua kotak makan dan satu botol minum (tumbler).
Senior Asisten PT TPS Didik Siswanto menjelaskan, Ali terakhir diketahui sedang bekerja di areal kebun sebelum dinyatakan hilang. “Dia terakhir diketahui berada di lokasi kerja saat melakukan aktivitas pruning. Setelah jam kerja selesai teman-temannya tidak lagi menemukan yang bersangkutan sehingga dilakukan pencarian bersama,” kata Didik.
Sementara seorang teman Ali yaitu Silvano Pereira mengatakan seluruh karyawan turut membantu proses pencarian sejak korban tidak ditemukan. “Kami bersama tim perusahaan dan warga sudah menyisir sejumlah blok kebun serta area sekitar sungai, namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan,” ujar Silvano.
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Kembang Janggut Rifani saat dikonfirmasi Korankaltim.com Jumat (31/7/2026) hari ini mengakui adanya laporan orang hilang tersebut.
“Benar, laporan orang hilang sudah diterima dan saat ini proses pencarian masih terus dilakukan bersama pihak kepolisian, perusahaan, serta masyarakat. Kami berharap dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Rifani pagi ini.
Aparat telah menerima laporan resmi, mengumpulkan keterangan dari pihak perusahaan, saksi-saksi dan keluarga Ali kemudian mendatangi serta mengamankan lokasi kejadian. Petugas juga melakukan penyisiran di area kebun maupun di sepanjang pinggiran sungai sebagai bagian dari upaya pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Ali masih belum diketahui. “Pihak aparat mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada Polsek Kembang Janggut atau petugas yang terlibat dalam operasi pencarian sehingga proses evakuasi dapat dilakukan secepatnya,” tutup Rifani.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 31/07/2026
upaya pencarian korban dan barang-barang korban yang masih tertinggal di lokasi kejadian (kecamatankembangjanggut.dok)
TERPOPULER