Senin, 20/07/2026
Senin, 20/07/2026
Proses evakuasi jasad nelayan tenggelam di perairan Sungai Belayan, Kecamatan Kenohan. (Dok. Disdamkar Matan Kukar)
Senin, 20/07/2026

Proses evakuasi jasad nelayan tenggelam di perairan Sungai Belayan, Kecamatan Kenohan. (Dok. Disdamkar Matan Kukar)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Tim gabungan akhirnya menemukan jasad Anhar (51), nelayan yang dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Belayan, Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 13.30 Wita.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.00 Wita. Saat itu, Anhar bersama dua rekannya pergi mencari ikan menggunakan perahu.
Di tengah perjalanan, perahu yang mereka tumpangi mengalami kebocoran hingga akhirnya karam. Ketiganya sempat berusaha berenang menuju tepi sungai dan mendapatkan pertolongan dari nelayan lain yang melintas.
Namun, hanya dua orang yang berhasil diselamatkan, sementara Anhar dinyatakan hilang dan tenggelam hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Mereka memancing itu jumlahnya tiga orang, Anhar dan kedua temannya, di tengah perjalanan perahu karam dan mereka sempat berenang, dua orang dibantu nelayan yang melintas, satu orang hilang,” kata Kadis Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar Matan) Kukar, Fida Hurasani, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, informasi pertama didapatkan dari Polsek Kenohan yang melaporkan kejadian tersebut Damkar Matan Pos Sektor Kecamatan Kota Bangun.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung mengerahkan personel untuk berangkat menuju lokasi kejadian pada pukul 11.30 Wita dengan membawa satu unit mobil AVP, rubber boat, mesin speed, serta dilengkapi life jacket dan helm keselamatan. Dalam pencarian melibatkan unsur gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Pramuka Peduli, Pemerintah Desa Tuana Tuha, Pemerintah Kecamatan Kenohan, serta warga setempat menggunakan perahu nelayan. Saat tim dari Pos Kota Bangun tiba di lokasi, warga yang melakukan penyisiran mengonfirmasi jasad korban telah ditemukan.
Jasad mengapung sekitar dua kilometer dari titik awal lokasi kejadian. Tim gabungan langsung bersiaga di pinggir sungai untuk membantu proses evakuasi jenazah ke daratan.
“Tim kami juga membantu mendampingi pihak keluarga dalam proses pemandian jenazah sebelum. Berkat bantuan para warga jasad ditemukan sebelum 24 jam,” ucapnya.
Ia mengimbau kepada nelayan lainnya agar tetap berhati-hati dalam melakukan kegiatan di perairan atau laut, sediakan sefety diri seperti pelampung dan lainnya.
Editor: Erwin
Senin, 20/07/2026
Proses evakuasi jasad nelayan tenggelam di perairan Sungai Belayan, Kecamatan Kenohan. (Dok. Disdamkar Matan Kukar)
TERPOPULER