Dalam pertemuan itu Fahmi menekankan pelaksanaan Porprov tidak hanya sukses dalam pelaksanaan saja tapi juga harus memiliki dampak besar pada peningkatan Pendapat Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Secara teknis pelaksanana Porprov di Paser ditegaskan Fahmi sudah siap, dibuktikan dengan pembanguanan venue yang saat ini sudah sebagian besar mencapai 100 persen.
"Bicara venue sudah tidak usah diragukan lagi, saya sudah melihatnya secara langsung, sebagian besar sudah selesai 100 persen, sebagian tinggal menunggu peralatan yang dikirim dari provinsi, sebagian yang masih dalam tahap pembangunan tinggal melaksanakan tahap finishing," kata dalam rapat tersebut.
Selain kesuksesan penyelenggaraan dan sukses prestasi, Porprov Kaltim juga harus mampu PAD dan UMKM.
"Banyak peluang PAD yang semestinya bisa dimaksimalkan pada kegiatan ini, kami ingatkan setiap OPD bisa melihat potensi tersebut, kemudian juga harus bisa berdampak besar pada pertumbuhan perekonomian masyarakat melalui UMKM," jelasnya.
Kalau PAD tahun 2025 mencapai Rp401 Juta, maka di tahun 2026 ini harus mengalami peningkatan. Jika hal tersebut tidak terjadi maka bisa dipastikan ada kendala dalam pelaksanaan Porprov sehingga tidak memberikan dampak pertumbuhan perekonomian di Paser.
Fahmi juga mengingatkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM untuk bisa memaksimalkan ruang bagi pelaku UMKM. "Ada beberapa komunitas UMKM yang bisa dikerahkan untuk meramaikan Porprov," tutup Fahmi.
Editor: Aspian Nur
Dalam pertemuan itu Fahmi menekankan pelaksanaan Porprov tidak hanya sukses dalam pelaksanaan saja tapi juga harus memiliki dampak besar pada peningkatan Pendapat Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Secara teknis pelaksanana Porprov di Paser ditegaskan Fahmi sudah siap, dibuktikan dengan pembanguanan venue yang saat ini sudah sebagian besar mencapai 100 persen.
"Bicara venue sudah tidak usah diragukan lagi, saya sudah melihatnya secara langsung, sebagian besar sudah selesai 100 persen, sebagian tinggal menunggu peralatan yang dikirim dari provinsi, sebagian yang masih dalam tahap pembangunan tinggal melaksanakan tahap finishing," kata dalam rapat tersebut.
Selain kesuksesan penyelenggaraan dan sukses prestasi, Porprov Kaltim juga harus mampu PAD dan UMKM.
"Banyak peluang PAD yang semestinya bisa dimaksimalkan pada kegiatan ini, kami ingatkan setiap OPD bisa melihat potensi tersebut, kemudian juga harus bisa berdampak besar pada pertumbuhan perekonomian masyarakat melalui UMKM," jelasnya.
Kalau PAD tahun 2025 mencapai Rp401 Juta, maka di tahun 2026 ini harus mengalami peningkatan. Jika hal tersebut tidak terjadi maka bisa dipastikan ada kendala dalam pelaksanaan Porprov sehingga tidak memberikan dampak pertumbuhan perekonomian di Paser.
Fahmi juga mengingatkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM untuk bisa memaksimalkan ruang bagi pelaku UMKM. "Ada beberapa komunitas UMKM yang bisa dikerahkan untuk meramaikan Porprov," tutup Fahmi.
Editor: Aspian Nur