Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi satu diantara kunci peningkatan kinerja dan mutu pelayanan Perumda Air Minum Batiwakkal Berau.
3 menit baca3 kali dibaca

Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi satu diantara kunci peningkatan kinerja dan mutu pelayanan Perumda Air Minum Batiwakkal Berau.
Komitmen tersebut mengantarkan perusahaan daerah ini meraih penghargaan TOP Human Capital Awards 2026 Bintang 4 dalam seremoni yang berlangsung di Hotel Raffles Jakarta, Kamis (29/10/2026) lalu.
Tak hanya penghargaan untuk perusahaan, Direktur Perumda Batiwakkal Saipul Rahman juga menerima penghargaan individu The Most Committed Top Leader on Human Capital 2026 atas komitmennya dalam mendorong pengelolaan SDM di lingkungan perusahaan.
Penghargaan tersebut diterima langsung Saipul Rahman bersama Dewan Pengawas Perumda Batiwakkal Mustakim Suharjana serta jajaran manajer. Capaian ini menjadi pengakuan terhadap upaya perusahaan dalam membangun sistem pengelolaan pegawai yang selaras dengan kebutuhan organisasi.
Bagi perusahaan yang bergerak di sektor pelayanan dasar, penguatan SDM dinilai memiliki dampak langsung terhadap kualitas layanan kepada masyarakat. Kompetensi pegawai, budaya kerja, hingga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan pelayanan air minum.
Hal itu sejalan dengan pesan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang disampaikan Direktur Bina Intala Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas), Teguh Djatmiko. Ia menekankan bahwa organisasi membutuhkan SDM yang kompeten, produktif, dan adaptif menghadapi perubahan dunia kerja.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) memang dapat mempercepat transformasi organisasi. Namun, kualitas manusia tetap menjadi penentu melalui kompetensi, kreativitas, kepemimpinan, dan budaya kerja.
Penilaian TOP Human Capital Awards 2026 sendiri mengacu pada enam aspek utama, mulai dari kepemimpinan strategis SDM, pengelolaan talenta, pengembangan keterampilan masa depan, budaya kerja berkinerja tinggi, pemanfaatan teknologi digital dan AI, hingga dampak pengelolaan SDM terhadap keberlanjutan organisasi.
Mengusung tema Unlocking Human Potential for Sustainable Business Excellence, ajang tersebut mendorong perusahaan menjadikan pengelolaan SDM sebagai bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar urusan administrasi kepegawaian.
Di Perumda Batiwakkal, penguatan budaya organisasi dilakukan melalui delapan nilai perusahaan atau corporate values. Meliputi integritas tinggi, bekerja dengan hati, menghargai perbedaan, hasil nyata dan berkelanjutan, kesatuan gerak, kolaborasi para pihak, kreatif dan inovatif, serta berorientasi pada pelanggan.
Nilai-nilai tersebut dirangkum dalam jembatan keledai “INTI HATIKU – MENGHARGAI HASIL – GERAK KOLABORASI – KREATIF PELANGGAN” agar lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Selain membangun budaya kerja, perusahaan juga mendorong penerapan indikator kinerja terukur, pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan jabatan, penguatan koordinasi antarunit, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung efektivitas pekerjaan.
Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman, mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian institusi, melainkan dorongan untuk terus memperbaiki kualitas pengelolaan pegawai.
“Keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga kualitas SDM, integritas, budaya kerja, serta komitmen seluruh pegawai,” ujarnya.
Delapan nilai perusahaan yang telah dibangun harus tercermin dalam perilaku pegawai, bukan hanya menjadi slogan. Setiap individu diharapkan memahami kontribusinya terhadap pencapaian target perusahaan dan peningkatan pelayanan air minum. “Corporate values harus hidup dalam perilaku sehari-hari. Setiap pegawai harus memahami bahwa pekerjaannya berkontribusi terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat,” sebut Saipul.
Saipul juga menyebut penghargaan tersebut menjadi momentum untuk mempelajari praktik pengelolaan SDM dari berbagai organisasi sekaligus memperkuat sistem pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.
Ke depanPerumda Batiwakkal akan terus mendorong terciptanya SDM yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelanggan. Tantangannya, capaian penghargaan tersebut harus dapat diterjemahkan menjadi peningkatan produktivitas internal dan pelayanan air minum yang semakin andal bagi masyarakat Kabupaten Berau.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Target akhirnya bukan sekadar prestasi, tetapi bagaimana masyarakat Berau bisa merasakan pelayanan air minum yang semakin baik dan berkualitas,” tutup Saipul.
Editor: Aspian Nur
Komitmen tersebut mengantarkan perusahaan daerah ini meraih penghargaan TOP Human Capital Awards 2026 Bintang 4 dalam seremoni yang berlangsung di Hotel Raffles Jakarta, Kamis (29/10/2026) lalu.
Tak hanya penghargaan untuk perusahaan, Direktur Perumda Batiwakkal Saipul Rahman juga menerima penghargaan individu The Most Committed Top Leader on Human Capital 2026 atas komitmennya dalam mendorong pengelolaan SDM di lingkungan perusahaan.
Penghargaan tersebut diterima langsung Saipul Rahman bersama Dewan Pengawas Perumda Batiwakkal Mustakim Suharjana serta jajaran manajer. Capaian ini menjadi pengakuan terhadap upaya perusahaan dalam membangun sistem pengelolaan pegawai yang selaras dengan kebutuhan organisasi.
Bagi perusahaan yang bergerak di sektor pelayanan dasar, penguatan SDM dinilai memiliki dampak langsung terhadap kualitas layanan kepada masyarakat. Kompetensi pegawai, budaya kerja, hingga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan pelayanan air minum.

Hal itu sejalan dengan pesan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang disampaikan Direktur Bina Intala Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas), Teguh Djatmiko. Ia menekankan bahwa organisasi membutuhkan SDM yang kompeten, produktif, dan adaptif menghadapi perubahan dunia kerja.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) memang dapat mempercepat transformasi organisasi. Namun, kualitas manusia tetap menjadi penentu melalui kompetensi, kreativitas, kepemimpinan, dan budaya kerja.
Penilaian TOP Human Capital Awards 2026 sendiri mengacu pada enam aspek utama, mulai dari kepemimpinan strategis SDM, pengelolaan talenta, pengembangan keterampilan masa depan, budaya kerja berkinerja tinggi, pemanfaatan teknologi digital dan AI, hingga dampak pengelolaan SDM terhadap keberlanjutan organisasi.
Mengusung tema Unlocking Human Potential for Sustainable Business Excellence, ajang tersebut mendorong perusahaan menjadikan pengelolaan SDM sebagai bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar urusan administrasi kepegawaian.







Di Perumda Batiwakkal, penguatan budaya organisasi dilakukan melalui delapan nilai perusahaan atau corporate values. Meliputi integritas tinggi, bekerja dengan hati, menghargai perbedaan, hasil nyata dan berkelanjutan, kesatuan gerak, kolaborasi para pihak, kreatif dan inovatif, serta berorientasi pada pelanggan.
Nilai-nilai tersebut dirangkum dalam jembatan keledai “INTI HATIKU – MENGHARGAI HASIL – GERAK KOLABORASI – KREATIF PELANGGAN” agar lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Selain membangun budaya kerja, perusahaan juga mendorong penerapan indikator kinerja terukur, pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan jabatan, penguatan koordinasi antarunit, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung efektivitas pekerjaan.
Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman, mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian institusi, melainkan dorongan untuk terus memperbaiki kualitas pengelolaan pegawai.

“Keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga kualitas SDM, integritas, budaya kerja, serta komitmen seluruh pegawai,” ujarnya.
Delapan nilai perusahaan yang telah dibangun harus tercermin dalam perilaku pegawai, bukan hanya menjadi slogan. Setiap individu diharapkan memahami kontribusinya terhadap pencapaian target perusahaan dan peningkatan pelayanan air minum. “Corporate values harus hidup dalam perilaku sehari-hari. Setiap pegawai harus memahami bahwa pekerjaannya berkontribusi terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat,” sebut Saipul.
Saipul juga menyebut penghargaan tersebut menjadi momentum untuk mempelajari praktik pengelolaan SDM dari berbagai organisasi sekaligus memperkuat sistem pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.
Ke depanPerumda Batiwakkal akan terus mendorong terciptanya SDM yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelanggan. Tantangannya, capaian penghargaan tersebut harus dapat diterjemahkan menjadi peningkatan produktivitas internal dan pelayanan air minum yang semakin andal bagi masyarakat Kabupaten Berau.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Target akhirnya bukan sekadar prestasi, tetapi bagaimana masyarakat Berau bisa merasakan pelayanan air minum yang semakin baik dan berkualitas,” tutup Saipul.
Editor: Aspian Nur




Pusat gempa berada di darat 7 km barat daya Samosir
30 Okt 2026, 17:29:39 WIB • Kedalaman 3 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG