Sebelumnya, dr. Fahmi Fadli terpilih secara aklamasi untuk memimpin PTMSI Provinsi Kaltim periode 2026-2030 di Hotel Senyiur Samarinda (24/10/2026) lalu.
Fahmi mengatakan atlet tenis meja siap berkontribusi menyumbangkan medali untuk mewujudkan target tiga besar Kaltim di PON 2028.
“PON 2028 nanti, Kaltim ditargetkan masuk tiga besar nasional dan ini tantangan bersama. Yang pasti PTMSI Kaltim siap sumbang medali untuk mewujudkan hal itu,” ucapnya, Jumat (30/10/2026).
Menurutnya, peningkatan prestasi tidak dapat dilakukan secara individual. Dukungan seluruh pihak, terutama melalui pembinaan atlet dan penyediaan fasilitas latihan, menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing atlet.
Dalam waktu dekat, ia bakal menyusun berbagai persiapan untuk atlet di masing-masing kabupaten/kota di Kaltim.
“Peningkatan prestasi juga harus didukung dengan peningkatan pada fasilitas dan sarana pelatihan, untuk itu kami telah siapkan empat meja untuk masing-masing PTMSI di kabupaten dan kota,” ujarnya.
Sementara itu, terkait hasil Musprov yang menetapkannya sebagai ketua untuk periode 2026–2030, Fahmi mengatakan masih menunggu rekomendasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim.
“Masih berproses. Setelah itu, baru kita mulai untuk melaksanakan rencana-rencana ini, mohon dukungan dari semua pihak agar target ini dapat kita realisasikan,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Sebelumnya, dr. Fahmi Fadli terpilih secara aklamasi untuk memimpin PTMSI Provinsi Kaltim periode 2026-2030 di Hotel Senyiur Samarinda (24/10/2026) lalu.
Fahmi mengatakan atlet tenis meja siap berkontribusi menyumbangkan medali untuk mewujudkan target tiga besar Kaltim di PON 2028.
“PON 2028 nanti, Kaltim ditargetkan masuk tiga besar nasional dan ini tantangan bersama. Yang pasti PTMSI Kaltim siap sumbang medali untuk mewujudkan hal itu,” ucapnya, Jumat (30/10/2026).
Menurutnya, peningkatan prestasi tidak dapat dilakukan secara individual. Dukungan seluruh pihak, terutama melalui pembinaan atlet dan penyediaan fasilitas latihan, menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing atlet.
Dalam waktu dekat, ia bakal menyusun berbagai persiapan untuk atlet di masing-masing kabupaten/kota di Kaltim.
“Peningkatan prestasi juga harus didukung dengan peningkatan pada fasilitas dan sarana pelatihan, untuk itu kami telah siapkan empat meja untuk masing-masing PTMSI di kabupaten dan kota,” ujarnya.
Sementara itu, terkait hasil Musprov yang menetapkannya sebagai ketua untuk periode 2026–2030, Fahmi mengatakan masih menunggu rekomendasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim.
“Masih berproses. Setelah itu, baru kita mulai untuk melaksanakan rencana-rencana ini, mohon dukungan dari semua pihak agar target ini dapat kita realisasikan,” pungkasnya.