Senin, 10/11/2025
Senin, 10/11/2025
Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) Kahmi Dr. H. Rifqynizami Karsayuda saat menyerahkan Piiagam Penghargaan Pada Gubernur dan Perwakilan Pemerintahan Provinsi. (Foto: Dwi Cahyo/KoranKaltim.com)
Senin, 10/11/2025

Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) Kahmi Dr. H. Rifqynizami Karsayuda saat menyerahkan Piiagam Penghargaan Pada Gubernur dan Perwakilan Pemerintahan Provinsi. (Foto: Dwi Cahyo/KoranKaltim.com)
Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud tak hadir pada kegiatan Silaturahmi Regional Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 8 November lalu sampai 10 Nopember hari ini.
Tidak ada kejelasan terkait ketidakhadiran orang nomor satu di Benua Etam itu padahal sejumlah gubernur dari berbagai provinsi hadir dan mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan yang berlangsung.
Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) Kahmi Kaltim H Murjani Zuhri menjelaskan kalau silaturahmi dilaksanakan bukan sekedar seremonial karena dalam kegiatan ini juga dihadiri kepala daerah mulai provinsi hingga kota dan kabupaten termasuk Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN.
"Kegiatan seperti ini sebelumnya sudah berlangsung di Ternate, Batam, Sulawesi dan Surabaya tapi puncak kegiatannya di IKN," ucap Murjani kepada Korankaltim.com hari ini.
Sementara Rifqynizami Karsayuda selaku Koordinator Presidium Majelis Nasional Kahmi yang juga Ketua Komisi II DPR-RI dalam kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN) sekaligus sebagai wujud kebersamaan antara Kahmi dan Juga OIKN untuk pengembangan Indonesia yang berkemajuan dan berkeadilan.
"Sejumlah ide pemikiran terlahir dari kegiatan ini, diwujudkan dalam Piagam Nusantara sekaligus meneguhkan sikap Kahmi atas keberlanjutan pembangunan IKN," ujar Karsayuda.
Ketidakhadiran Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud pun mengundang tanya peserta dan pemerintah provinsi lainnya yang hadir pada kegiatan tersebut.
"Ini menjadi keresahan kami karena wakil gubernur juga gubernur dari beberapa provinsi hadir bersama sejumlah pejabat yang merupakan representasi dari daerah masing-masing," paparnya.
MW Kahmi Kalimantan Timur sudah melakukan audiensi dengan Rudy Mas'ud terkait pelaksanaaan sebelum digelar dan meminta agar sang kepala daerah memberikan kata sambutan yang disetujui Rudy Mas'ud untuk hadir.
Namun sejak acara dimulai Rudy Mas’ud tidak hadir dan tidak mengutus sejumlah pejabat untuk mewakili dirinya.
"Ini menjadi keresahan dan juga kekecewaan bagi kami, dimana tidak ada kejelasan dari gubernur Kaltim selaku tuan rumah untuk hadir di kegiatan ini, padahal kami mengundang gubernur sebagai lembaga bukan sebagai personal, artinya pejabat yang didelegasikan juga bisa mewakili kehadiran Gubernur kaltim," tegas Karsayuda.
Ketidakhadiran Rudy Mas’ud disebutnya kalau gubernur kurang sensitif terhadap komunikasi relasi sosial untuk menopang pembangunan di Kalimantan Timur.
"Kami merasa kecewa dan pada dasarnya kami mengundang gubernur sebagai kelembagaan, kami menerima konfirmasi akan diwakilkan, namun sampai acara selesai tidak ada perwakilan dari pemerintah provinsi Kaltim yang hadir," ungkap Fahrizal Helmi Hasibuan, Bendahara MW KAHMI Kaltim menambahkan.
Editor: Aspian Nur
Senin, 10/11/2025
Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) Kahmi Dr. H. Rifqynizami Karsayuda saat menyerahkan Piiagam Penghargaan Pada Gubernur dan Perwakilan Pemerintahan Provinsi. (Foto: Dwi Cahyo/KoranKaltim.com)
TERPOPULER