Sabtu, 27/06/2026

Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Sumpit Tradisional Polres Kukar di Tenggarong

Sabtu, 27/06/2026

keseruan lomba sumpit yang digelar Polres Kukar dalam rangkaian perayaan HUT 80 Bhayangkara (heri/korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Sumpit Tradisional Polres Kukar di Tenggarong

Sabtu, 27/06/2026

logo

keseruan lomba sumpit yang digelar Polres Kukar dalam rangkaian perayaan HUT 80 Bhayangkara (heri/korankaltim.com)

Penulis : Muhammad Heriansyah 

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG  – Semangat melestarikan budaya lokal berpadu dengan kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara terlihat dalam Lomba Sumpit Tradisional yang digelar Polres Kutai Kartanegara (Kukar) di halaman Mapolres Kukar, Tenggarong, Sabtu (27/6/2026) pagi tadi.

Sebanyak 194 peserta yang terdiri atas 131 putra dan 63 putri mengikuti lomba dan tidak hanya berasal dari berbagai kecamatan di Kukar tetapi juga datang dari luar daerah, seperti Kota Bontang, Kalimantan Barat (Kalbar) hingga Kalimantan Utara (Kaltara).

Sejak pagi suasana perlombaan berlangsung meriah. Para peserta berbaris rapi sembari menunjukkan kemampuan membidik sasaran menggunakan sumpit, alat berburu tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Kalimantan.

Dalam olahraga tradisional ini, kemampuan peserta tidak hanya diukur dari kekuatan tiupan, tetapi juga ketenangan, focus dan konsentrasi tinggi agar setiap anak sumpit mampu mengenai titik sasaran dengan nilai maksimal.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menjelaskan, tingginya animo peserta menunjukkan olahraga tradisional sumpit masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah masyarakat. “Pesertanya ada dari berbagai daerah di Kukar, serta diikuti dari luar daerah, seperti Bontang, Kalbar hingga Kaltara,” kata Khairul.

Pada perlombaan kali ini, setiap peserta memperoleh kesempatan melakukan 10 kali tembakan yang dibagi ke dalam tiga sesi. Sesi pertama dilakukan dengan posisi berdiri, dilanjutkan sesi kedua dengan posisi jongkok, dan sesi ketiga kembali menggunakan posisi berdiri.

Setiap tembakan dinilai berdasarkan tingkat akurasi mengenai sasaran. Nilai tertinggi berada pada lingkaran tengah dengan poin 10. Peserta yang mampu mengumpulkan nilai tertinggi secara konsisten berhak menyandang gelar juara.

“Poin yang paling tinggi itu berada di bagian tengah yaitu 10. Jika peserta konsisten tembakannya mengenai angka tertinggi dan nilainya apabila ditotalkan meraih yang terbaik, maka dinobatkan sebagai pemenang,” jelas Khairul.

Selain medali, para pemenang juga akan menerima uang pembinaan dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.

Perlombaan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-80 Bhayangkara yang diperingati pada 1 Juli 2026 dan jadi bentuk komitmen Polres Kukar dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal, khususnya olahraga sumpit yang menjadi warisan budaya masyarakat Kalimantan sejak zaman nenek moyang. 

Lomba sumpit ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap olahraga tradisional serta memperkuat nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Kalimantan.

“Melalui lomba sumpit tradisional ini, Polres Kukar ingin berperan dalam pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polres Kukar dan masyarakat, khususnya dari Kukar,” tutup Khairul.


Editor: Aspian Nur

Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Sumpit Tradisional Polres Kukar di Tenggarong

Sabtu, 27/06/2026

keseruan lomba sumpit yang digelar Polres Kukar dalam rangkaian perayaan HUT 80 Bhayangkara (heri/korankaltim.com)

Share

Berita Terkait