Rabu, 24/06/2026
Rabu, 24/06/2026
Harry Kane (tengah) hanya bisa tertunduk diantara pemain Ghana usai laga karena tak mampu mencetak gol dan harus menentukan nasib pada laga terakhir di Grup L. (Foto: Reuters)
Rabu, 24/06/2026

Harry Kane (tengah) hanya bisa tertunduk diantara pemain Ghana usai laga karena tak mampu mencetak gol dan harus menentukan nasib pada laga terakhir di Grup L. (Foto: Reuters)
KORANKALTIM.COM - Inggris dan Ghana bermain imbang 0-0 di Stadion Boston, Amerika Serikat Rabu (24/6/2026) pagi tadi dan tetap berada di puncak Grup L dengan empat poin dari dua pertandingan atas wakil Afrika itu karena unggul dalam selisih gol.
Laga terakhir Minggu (28/6/2026) nanti jadi penentu bagi kedua negara siapa yang akan lolos saat Inggris menghadapi Panama dan Ghana melawan Kroasia. Panama dan Kroasia sendiri baru bertanding pagi ini dan negara yang meraih tiga angka masih berpeluang lolos ke fase kedua dengan catatan harus menang matchday terakhir.
Pada pertandingan di Boston, Inggris tak mampu berbuat banyak menghadapi The Black Stars yang dimotori pemain Manchester City, Antoine Semenyo. Pertahanan kokoh sang lawan membuat The Three Lions gagal menembus gawang Ghana yang dikawal Benjamin Asare.
Sebaliknya, kiper Inggris Jordan Pickford jarang melakukan penyelamatan karena sejatinya Ghana lebih memilih bermain bertahan dan menjaga ketat Harry Kane dibarisan depan Tiga Singa.
Pendekatan taktis pelatih Ghana Carlos Queiroz membuat anak asuh Thomas Tuchel mengandalkan pemain diposisi sayap dan mengirimkan umpan silang yang mudah dihalau oleh para bek Ghana. Peluang paling konkret datang dari Declan Rice: tendangan bebas yang melenceng dan sundulan yang melambung di atas mistar gawang.
Tidak ada hal lain yang terjadi dan peluit dari Said Martinez asal Honduras mengakhiri babak yang kurang menarik di kota Foxborough, negara bagian Massachusetts.
Pun pada babak kedua, meski Ghana mulai mengambil risiko dengan bermain lebih menyerang dan Inggris mencoba memanfaatkan ruang kosong, nyatanya tak ada yang tercipta.
Laga terakhir Grup L mempertemukan Inggris vs Panama di Stadion MetLife di New Jersey, New York dan Kroasia vs. Ghana secara bersamaan di Philadelphia.
"Tentu saja kami kecewa karena tidak bisa memenangkan pertandingan. Ini adalah pertandingan di mana kami tahu kami menguasai bola dengan sangat baik tapi Ghana bermain bertahan dengan baik dalam formasi blok yang rapat dan rendah sehingga menyulitkan kami untuk bermain di tengah lapangan,” ujar kapten Inggris Harry Kane dalam wawancara di BBC Radio 5 Live.
“Ini adalah pertandingan yang seharusnya bisa kami menangkan dengan skor 1-0 atau 2-0 dan melanjutkan perjalanan. Pertandingan ini memang tidak akan pernah menjadi yang paling indah karena cara mereka bermain. Harus diakui, mereka bertahan dengan baik dan berbahaya dalam serangan balik. Secara keseluruhan, kami bertahan dengan cukup baik. Mereka tidak memiliki banyak peluang. Kami mengambil satu poin dan melanjutkan perjalanan," papar Kane.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 24/06/2026
Harry Kane (tengah) hanya bisa tertunduk diantara pemain Ghana usai laga karena tak mampu mencetak gol dan harus menentukan nasib pada laga terakhir di Grup L. (Foto: Reuters)
TERPOPULER