Senin, 22/06/2026
Senin, 22/06/2026
Lamine Yamal, berkontribusi dalam kemenangan besar Spanyol. (Foto: Reuters)
Senin, 22/06/2026

Lamine Yamal, berkontribusi dalam kemenangan besar Spanyol. (Foto: Reuters)
KORANKALTIM.COM - Lamine Yamal kembali ke starting lineup Spanyol. Setelah beberapa minggu pemulihan dan pertandingan pembuka Piala Dunia dimana ia hampir tidak bermain dan pemain sayap itu kembali dengan gemilang, sebuah gol, perasaan positif dan kepuasan karena telah membantu Spanyol menemukan kembali performa terbaik mereka.
Ia melakukannya di pertandingan kedua Piala Dunia 2026. Spanyol menghancurkan Arab Saudi 4-0 pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat Senin (22/6/2026) dini hari tadi.
Sang striker membuka skor dan menegaskan bahwa ia ingin ini menjadi Piala Dunianya: “ Saya di sini untuk bermain , saya bersama Spanyol dan saya akan selalu memberikan 100 persen,” tegasnya setelah pertandingan.
Partisipasi Lamine telah direncanakan dengan cermat. Sang pemain mengakui ada rencana sebelumnya agar ia hanya bermain di babak pertama, yang selalu bergantung pada bagaimana jalannya pertandingan.
"Itulah rencananya: masuk di setengah babak dan bisa beristirahat , tetapi yang terpenting, untuk membantu tim," jelasnya.
Faktanya, ada momen selama pertandingan yang secara sempurna menggambarkan kondisi fisik pemain tersebut. Dengan jarak yang cukup jauh untuk ditempuh dan permainan sudah terkendali, Lamine memilih untuk tidak memaksakan diri hingga batas maksimal dalam serangan balik. Sebuah keputusan logis bagi pemain yang terus mengumpulkan waktu bermain setelah mengatasi masalah ototnya. “Jika ini final, saya akan berada di level 100 persen,” tegasnya.
Satu gol yang dicetak Lamine Yamal mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia setelah masuk daftar 10 pencetak gol termuda sepanjang sejarah turnamen tersebut.
Meski tercipta lewat penyelesaian sederhana, gol tersebut memiliki arti besar dalam sejarah Piala Dunia. Pada usia 18 tahun 343 hari, Yamal resmi menjadi pencetak gol termuda ketujuh sepanjang sejarah ajang empat tahunan tersebut.
Catatan winger Barcelona berusia 18 tahun membuatnya berada di atas sejumlah pemain besar era modern, termasuk Lionel Messi yang mencetak gol Piala Dunia pertamanya saat berusia 18 tahun 357 hari. Daftar pencetak gol termuda Piala Dunia hingga kini masih dipimpin legenda Brasil, Pele, yang mencetak gol saat berusia 17 tahun 239 hari.
Selain Pele dan Messi, sejumlah nama besar lain yang masuk dalam daftar tersebut adalah Manuel Rosas, Gavi, Michael Owen, Nicolae Kovacs, Dmitri Sychev, Julian Green, dan Divock Origi.
Gol ke gawang Arab Saudi juga menegaskan peran penting Yamal dalam skuad Spanyol. Sebelumnya, pemain Barcelona itu hanya memulai pertandingan pertama Piala Dunia 2026 melawan Tanjung Verde dari bangku cadangan karena baru pulih dari cedera paha.
Namun, setelah kembali dipercaya tampil sejak menit pertama saat menghadapi Arab Saudi, Yamal langsung memberikan dampak dengan membantu Spanyol membongkar pertahanan rapat lawan sejak awal laga.
Daftar 10 pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia:
1. Pele (Brasil) – 17 tahun 239 hari
2. Manuel Rosas (Meksiko) – 18 tahun 93 hari
3. Gavi (Spanyol) – 18 tahun 110 hari
4. Michael Owen (Inggris) – 18 tahun 190 hari
5. Nicolae Kovács (Rumania) – 18 tahun 197 hari
6. Dmitri Sychev (Rusia) – 18 tahun 231 hari
7. Lamine Yamal (Spanyol) – 18 tahun 343 hari
8. Lionel Messi (Argentina) – 18 tahun 357 hari
9. Julian Green (Amerika Serikat) – 19 tahun 25 hari
10. Divock Origi (Belgia) – 19 tahun 65 hari
Editor: Aspian Nur
Senin, 22/06/2026
Lamine Yamal, berkontribusi dalam kemenangan besar Spanyol. (Foto: Reuters)
TERPOPULER