Kepengurusan baru ditantang menerjemahkan nilai-nilai pergerakan menjadi program nyata yang berdampak bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Asisten I Bidang Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam pelantikan pengurus IKA PMII Kukar di Pendopo Bupati Kukar, Rabu (21/10/2026).
Mengangkat tema “Berakar di Gerakan, Berdaya Membangun Daerah”, kegiatan ini menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan nilai perjuangan PMII sekaligus memperluas kontribusi alumni dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan pemerintahan.
Dalam sambutan Bupati, alumni PMII diingatkan agar tidak berhenti pada kebanggaan terhadap sejarah pergerakan. Pengalaman berorganisasi, nilai intelektual, serta kepedulian sosial yang diperoleh selama menjadi kader perlu diwujudkan melalui kerja nyata yang dirasakan masyarakat.
“Berdaya Membangun Daerah” dimaknai sebagai dorongan agar setiap program kerja organisasi memiliki arah yang jelas, dapat diukur, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kukar berharap IKA PMII mampu mengembangkan berbagai kegiatan yang memperkuat pemberdayaan masyarakat, mulai dari pendampingan warga, advokasi kebijakan publik, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pendidikan karakter bagi generasi muda.
“Kontribusi tersebut dinilai penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam pembangunan sekaligus membuka ruang kolaborasi antara organisasi alumni, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat lainnya,” ucap Akhmad Taufik membacakan sambutan Bupati Kukar.
Ia melanjutkan, Pemkab Kukar juga menekankan bahwa semangat pengabdian harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga integritas. Organisasi alumni diharapkan tetap menjadi ruang kolaborasi yang produktif, menjunjung tinggi etika, dan menghindari penggunaan organisasi untuk kepentingan pribadi maupun politik praktis.
Selain integritas, nilai-nilai dasar PMII seperti moderasi, keseimbangan, toleransi, dan keadilan perlu terus menjadi pedoman dalam menjalankan peran di tengah masyarakat yang beragam.
“Nilai tersebut relevan dalam membangun hubungan sosial yang harmonis, memperkuat persatuan, serta mendorong penyelesaian persoalan masyarakat melalui dialog dan pendekatan yang konstruktif,” terangnya.
Diketahui, pelantikan ini turut dihadiri Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Ketua PW IKA PMII Kalimantan Timur Syafruddin, Ketua IKA PMII Kukar Al Hifni A, serta jajaran perangkat daerah, tokoh agama, unsur TNI dan Kejaksaan, dan perwakilan organisasi masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan untuk memperkuat peran alumni dalam pembangunan daerah.
Melalui masa kepengurusan lima tahun ke depan, IKA PMII Kukar diharapkan mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian. Program kerja yang disusun hendaknya tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Kukar menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus demisioner, dan pengurus baru atas terselenggaranya pelantikan tersebut.
“Dengan berpegang pada nilai pergerakan dan memperkuat kerja nyata, IKA PMII Kukar diharapkan menjadi bagian dari kekuatan masyarakat sipil yang turut mendorong kemajuan daerah, memperkuat kebangsaan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” tutupnya.
Editor: Erwin
Kepengurusan baru ditantang menerjemahkan nilai-nilai pergerakan menjadi program nyata yang berdampak bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Asisten I Bidang Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam pelantikan pengurus IKA PMII Kukar di Pendopo Bupati Kukar, Rabu (21/10/2026).
Mengangkat tema “Berakar di Gerakan, Berdaya Membangun Daerah”, kegiatan ini menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan nilai perjuangan PMII sekaligus memperluas kontribusi alumni dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan pemerintahan.
Dalam sambutan Bupati, alumni PMII diingatkan agar tidak berhenti pada kebanggaan terhadap sejarah pergerakan. Pengalaman berorganisasi, nilai intelektual, serta kepedulian sosial yang diperoleh selama menjadi kader perlu diwujudkan melalui kerja nyata yang dirasakan masyarakat.
“Berdaya Membangun Daerah” dimaknai sebagai dorongan agar setiap program kerja organisasi memiliki arah yang jelas, dapat diukur, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kukar berharap IKA PMII mampu mengembangkan berbagai kegiatan yang memperkuat pemberdayaan masyarakat, mulai dari pendampingan warga, advokasi kebijakan publik, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pendidikan karakter bagi generasi muda.
“Kontribusi tersebut dinilai penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam pembangunan sekaligus membuka ruang kolaborasi antara organisasi alumni, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat lainnya,” ucap Akhmad Taufik membacakan sambutan Bupati Kukar.
Ia melanjutkan, Pemkab Kukar juga menekankan bahwa semangat pengabdian harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga integritas. Organisasi alumni diharapkan tetap menjadi ruang kolaborasi yang produktif, menjunjung tinggi etika, dan menghindari penggunaan organisasi untuk kepentingan pribadi maupun politik praktis.