Ketua Lazismu Kukar Samsudin Sidik menjelaskan, dana yang terkumpul tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak kebakaran di beberapa lokasi, di antaranya Kelurahan Melayu Kecamatan Tenggarong tepatnya di Jalan AM Alimuddin, Desa Muara Muntai Ulu Kecamatan Muara Muntai, serta kawasan Gang Karya Jalan Kartini di Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong.
Penghimpunan dana tersebut menjadi wujud kepedulian masyarakat dan berbagai pihak yang bersama-sama berupaya meringankan beban warga setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran
Bantuan yang dihimpun melalui Lazismu diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kukar. Dukungan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu korban melewati masa sulit sekaligus mendukung proses pemulihan setelah bencana.
“Dana yang berhasil dihimpun lebih dari Rp150 Juta. Bantuan ini disalurkan untuk membantu warga yang terdampak kebakaran di sejumlah wilayah di Kukar, termasuk Kelurahan Melayu di Jalan AM Alimuddin, Desa Muara Muntai Ulu Kecamatan Muara Muntai, serta kawasan Kartini di Kelurahan Loa Ipuh,” kata Samsudin kepada Korankaltim.com, Sabtu (17/10/2026).
Bagi warga yang terdampak kebakaran, bantuan tidak hanya bernilai secara materi, tetapi juga menjadi penguat moral ketika harus menghadapi situasi sulit dan memulai kembali kehidupan mereka. Dukungan dari masyarakat, lembaga sosial, organisasi, serta para donatur menjadi bagian penting dalam membantu memenuhi kebutuhan para korban.
Dana yang terhimpun mencerminkan besarnya perhatian terhadap warga yang mengalami musibah. Melalui penyaluran bantuan, Lazismu Kukar berupaya menghadirkan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Pengelolaan dan penyaluran bantuan kebencanaan juga membutuhkan koordinasi agar dukungan dapat menjangkau sasaran secara tepat. Karena itu, pendataan warga terdampak dan identifikasi kebutuhan di setiap lokasi menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan memberikan manfaat nyata.
“Melalui penghimpunan dana lebih dari Rp150 Juta ini, Lazismu Kukar turut mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan bagi warga terdampak kebakaran di Kukar. Harapannya, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban dan menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan,” papar Samsudin.
Editor: Aspian Nur
Ketua Lazismu Kukar Samsudin Sidik menjelaskan, dana yang terkumpul tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak kebakaran di beberapa lokasi, di antaranya Kelurahan Melayu Kecamatan Tenggarong tepatnya di Jalan AM Alimuddin, Desa Muara Muntai Ulu Kecamatan Muara Muntai, serta kawasan Gang Karya Jalan Kartini di Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong.
Penghimpunan dana tersebut menjadi wujud kepedulian masyarakat dan berbagai pihak yang bersama-sama berupaya meringankan beban warga setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran
Bantuan yang dihimpun melalui Lazismu diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kukar. Dukungan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu korban melewati masa sulit sekaligus mendukung proses pemulihan setelah bencana.
“Dana yang berhasil dihimpun lebih dari Rp150 Juta. Bantuan ini disalurkan untuk membantu warga yang terdampak kebakaran di sejumlah wilayah di Kukar, termasuk Kelurahan Melayu di Jalan AM Alimuddin, Desa Muara Muntai Ulu Kecamatan Muara Muntai, serta kawasan Kartini di Kelurahan Loa Ipuh,” kata Samsudin kepada Korankaltim.com, Sabtu (17/10/2026).
Bagi warga yang terdampak kebakaran, bantuan tidak hanya bernilai secara materi, tetapi juga menjadi penguat moral ketika harus menghadapi situasi sulit dan memulai kembali kehidupan mereka. Dukungan dari masyarakat, lembaga sosial, organisasi, serta para donatur menjadi bagian penting dalam membantu memenuhi kebutuhan para korban.
Dana yang terhimpun mencerminkan besarnya perhatian terhadap warga yang mengalami musibah. Melalui penyaluran bantuan, Lazismu Kukar berupaya menghadirkan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Pengelolaan dan penyaluran bantuan kebencanaan juga membutuhkan koordinasi agar dukungan dapat menjangkau sasaran secara tepat. Karena itu, pendataan warga terdampak dan identifikasi kebutuhan di setiap lokasi menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan memberikan manfaat nyata.
“Melalui penghimpunan dana lebih dari Rp150 Juta ini, Lazismu Kukar turut mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan bagi warga terdampak kebakaran di Kukar. Harapannya, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban dan menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan,” papar Samsudin.