Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial. Dalam video itu, sejumlah warga tampak berada di tengah jalan sambil membawa balok kayu untuk menghadang pengendara yang diduga terlibat balap liar.
“Kami bersyukur ada warga yang langsung turun tangan untuk menghentikan balapan liar itu, karena memang sangat meresahkan sekali,” kata warga sekitar, Ricky Anggara kepada Korankaltim.com, Rabu (21/10/2026).
Ia berharap para pengendara, khususnya kalangan remaja, lebih tertib dalam berlalu lintas dan tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balapan.
Sementara itu, Camat Tenggarong Seberang, Sukono mengaku baru mengetahui adanya aksi penghadangan tersebut.
“Sampai saat ini belum menerima laporan resmi dari kepala desa, kepala dusun maupun masyarakat terkait kejadian tersebut,” ucapnya.
Namun, Sukono, membenarkan terkait aktivitas balap liar memang kerap terjadi di jalur tersebut, terutama pada Minggu sore hingga malam menjelang Senin.
Kasat lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli mengatakan, pihaknya baru mendapatkan informasi tersebut dari beredarnya video viral yang menunjukkan aksi balap liar, namun dengan informasi tersebut pihaknya tidak akan diam dan melakukan penindakan terhadap pelaku balapan liar.
“Kami tegaskan kepada pengendara untuk lebih taat aturan jangan kebut-kebutan sehingga membahayakan pengendara yang lain dan warga sekitar,” tuturnya.
Editor: Erwin
Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial. Dalam video itu, sejumlah warga tampak berada di tengah jalan sambil membawa balok kayu untuk menghadang pengendara yang diduga terlibat balap liar.
“Kami bersyukur ada warga yang langsung turun tangan untuk menghentikan balapan liar itu, karena memang sangat meresahkan sekali,” kata warga sekitar, Ricky Anggara kepada Korankaltim.com, Rabu (21/10/2026).
Ia berharap para pengendara, khususnya kalangan remaja, lebih tertib dalam berlalu lintas dan tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balapan.
Sementara itu, Camat Tenggarong Seberang, Sukono mengaku baru mengetahui adanya aksi penghadangan tersebut.
“Sampai saat ini belum menerima laporan resmi dari kepala desa, kepala dusun maupun masyarakat terkait kejadian tersebut,” ucapnya.
Namun, Sukono, membenarkan terkait aktivitas balap liar memang kerap terjadi di jalur tersebut, terutama pada Minggu sore hingga malam menjelang Senin.
Kasat lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli mengatakan, pihaknya baru mendapatkan informasi tersebut dari beredarnya video viral yang menunjukkan aksi balap liar, namun dengan informasi tersebut pihaknya tidak akan diam dan melakukan penindakan terhadap pelaku balapan liar.
“Kami tegaskan kepada pengendara untuk lebih taat aturan jangan kebut-kebutan sehingga membahayakan pengendara yang lain dan warga sekitar,” tuturnya.