Selasa, 25/08/2026
Selasa, 25/08/2026
BPBD Kukar masih melakukan pendinginan Karhutla di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga. (Foto: Dok.BPBD Kukar)
Selasa, 25/08/2026

BPBD Kukar masih melakukan pendinginan Karhutla di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga. (Foto: Dok.BPBD Kukar)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih melanda wilayah RT 09, Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Hingga kini, berdasarkan pantauan terbaru kamera drone Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar luas lahan gambut yang terbakar diperkirakan mencapai 304 hektare.
Karhutla yang mulai terjadi pada Selasa (18/8/2026) itu masih dalam penanganan tim gabungan. Petugas terus melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api di sejumlah titik.
Berdasarkan laporan resmi Koordinator Lapangan (Korlap) BPBD Kukar, Eko Surya Winata, menyebutkan bahwa upaya pemadaman karhutla di RT 09 Kelurahan Pendingin pada Senin (24/8/2026) mulai intensif dilakukan sejak pukul 10.00 Wita.
Situasi sempat menegang sekitar pukul 15.00 Wita saat muncul titik api baru di Gang Mutiara, tepat di depan Kantor Kelurahan Pendingin.
“Jadi posisi api itu mendekati permukiman warga, ini yang membuat tim gabungan bergerak cepat melakukan lokalisir menggunakan jet shooter,” kata Eko Surya Winata, Senin (24/8/2026).
Untuk memaksimalkan pergerakan, tim kemudian dipecah menjadi dua unit kerja. Tim pertama difokuskan memadamkan api di Gang Mutiara dan tim kedua, kembali ke lokasi hari sebelumnya untuk melakukan upaya pemadaman di titik-titik kebakaran.
“Proses pemadaman di lapangan baru mereda sekitar pukul 17.45 Wita, dan tim menyelesaikan operasi pada pukul 20.00 Wita sebelum kembali ke posko,” jelasnya.
Eko menyebut, hingga kini api belum sepenuhnya bisa dipadamkan total. Petugas di lapangan menghadapi tantangan berat akibat embusan angin kencang dan kabut asap pekat di lokasi kebakaran.
“Kami terkendala kabut asap dan angin kencang di lokasi kejadian, asap sangat tebal,” ujarnya.
Selain faktor cuaca, proses pemadaman juga terkendala kondisi geografis dan masalah teknis. Sejumlah titik api berada di wilayah pedalaman Kelurahan Pendingin yang tidak memiliki akses jalan, sehingga menyulitkan mobilisasi personel dan peralatan.
Sumber air rawa yang digunakan untuk pemadaman juga berada cukup jauh dari titik api. Di sisi lain, konektor selang pemadam kerap mengalami gangguan teknis saat digunakan.
Eko mengatakan, operasi pemadaman melibatkan armada BPBD Kukar, di antaranya satu unit mobil tangki Dalkarhutla KaJama, Mobil Hilux Komando, dan mobil slip-on. Pemadaman juga didukung 11 unsur yang terdiri atas personel TRC BPBD Kukar, Damkar Matan Sangasanga, serta Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) dari Sangasanga Muara, Pendingin, Batuah, hingga Kota Juang.
Dukungan juga datang dari sejumlah pihak swasta, yakni PT ABN, PT Equalindo, PT Masbro, CV MAP, serta pemuda Karang Taruna Pendingin yang turut membantu menyediakan tenaga dan peralatan.
Sementara itu, penyebab kebakaran lahan gambut tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.
Editor: Erwin
Selasa, 25/08/2026
BPBD Kukar masih melakukan pendinginan Karhutla di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga. (Foto: Dok.BPBD Kukar)
TERPOPULER