Minggu, 23/08/2026

Asap Karhutla Kian Mengkhawatirkan, Bupati Kukar Minta Sekolah Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Minggu, 23/08/2026

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: Heri/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Asap Karhutla Kian Mengkhawatirkan, Bupati Kukar Minta Sekolah Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Minggu, 23/08/2026

logo

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: Heri/Korankaltim.com)

Penulis: Muhammad Heriansyah

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Kepulan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin terasa di sejumlah wilayah Kalimantan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap, terutama dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan. 

Masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah juga diminta menggunakan alat pelindung diri, salah satunya masker.

“Kami mengimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan alat pelindung diri ketika melakukan aktivitas di luar ruangan,” kata Aulia dikonfirmasi Korankaltim.com Minggu (23/8/2026).

Tak hanya masyarakat umum, perhatian khusus juga diarahkan kepada lingkungan pendidikan. Aulia meminta sekolah-sekolah di Kukar mengurangi kegiatan belajar maupun aktivitas lainnya yang dilakukan di luar ruangan.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meminimalkan paparan asap terhadap anak-anak. Terlebih, kondisi kualitas udara yang terdampak asap berpotensi mengganggu kesehatan apabila paparan berlangsung terus-menerus.

“Kami juga mengimbau kepada instansi sekolah untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan sehingga anak-anak kita minim terpapar dengan asap ini. Sehingga dampak yang ditimbulkan tidak mengganggu kesehatan anak-anak kita,” katanya.

Terkait kemungkinan penerapan pembelajaran secara daring atau sekolah online, Pemkab Kukar hingga kini belum mengambil keputusan tersebut.

Aulia mengatakan pemerintah daerah masih melakukan pemantauan kondisi di lapangan bersama jajaran di tingkat kecamatan. Kebijakan pembelajaran akan disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi kualitas udara di masing-masing wilayah.

“Rencana sekolah online sampai sekarang belum. Kita juga masih memonitor terus dengan teman-teman yang ada di kecamatan,” jelasnya.

Meski demikian, orang nomor satu Kukar ini menegaskan pemerintah tidak menutup kemungkinan mengubah metode pembelajaran apabila kondisi asap semakin memburuk dan tidak memungkinkan bagi siswa untuk beraktivitas secara normal di sekolah.

“Tidak menutup kemungkinan kalau memang situasi makin tidak memungkinkan, maka kita akan menerapkan metode pembelajaran sebagaimana yang dibutuhkan dengan kondisi di lapangan,” tegasnya.

Selain pengaturan aktivitas sekolah, Pemkab Kukar juga membuka opsi pembagian masker gratis kepada anak-anak sekolah sebagai langkah perlindungan terhadap paparan asap.

Namun, rencana tersebut masih dalam tahap penilaian, termasuk melihat ketersediaan anggaran yang dapat digunakan untuk penanganan kondisi bencana.

“Kalau pos anggaran untuk bencana kita masih tersedia. Kalau memang seandainya dibutuhkan, maka akan kita laksanakan sebagaimana yang dibutuhkan di lapangan,” ungkap Aulia.

Pemkab Kukar pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengantisipasi dampak karhutla. Di tengah kondisi asap yang kian terasa, kewaspadaan dan langkah pencegahan dinilai menjadi kunci untuk melindungi kelompok rentan, khususnya anak-anak.

Pemerintah daerah memastikan pemantauan kondisi di lapangan terus dilakukan. “Kebijakan selanjutnya akan menyesuaikan perkembangan situasi agar aktivitas masyarakat, khususnya dunia pendidikan, tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan,” tutupnya.

Editor: Erwin

Asap Karhutla Kian Mengkhawatirkan, Bupati Kukar Minta Sekolah Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Minggu, 23/08/2026

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: Heri/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait